JPU KPK Bacakan Tuntutan Sekaligus Hasil JC Mustafa Kamis Besok

JPU KPK Taufiq Ibnugroho/ Faiza
JPU KPK Taufiq Ibnugroho/ Faiza

Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK akan membacakan tuntutan dan hasil keputusan diterima atau tidaknya Justice collaborator yang diajukan mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa, Kamis (10/6) besok.


"Besok sidang perkara korupsi atas nama Mustafa, acara pembacaan Surat Tuntutan (Requisitoir) dari Penuntut Umum KPK. Terkait JC tunggu besok setelah dibacakan," ujar JPU KPK Taufiq Ibnugroho, Rabu (9/6).

Sidang pembacaan tuntutan ini dilakukan setelah JPU KPK menyiapkan berkas selama dua minggu setelah pemeriksaan terdakwa, Kamis 26 Mei 2021.

Sebelumnya, Mustafa memaparkan total uang fee proyek Dinas Bina Marga Lampung Tengah berjumlah Rp65.221.500.000. Data ini ia dapatkan setelah melihat Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saksi-saksi dalam persidangan. 

Pasalnya, Mustafa mengaku tak tahu pasti angkanya. Dari jumlah tersebut, Mustafa mengaku baru mengembalikan Rp250 Juta sebagai niat baiknya mengembalikan kerugian negara. 

Hal itu karena ia tak pernah melihat atau menikmati uang tersebut secara langsung. Rp250 Juta itu merupakan uang dari rekanan yang ia gunakan untuk mencetak kalender. 

Dalam permohonan justice collaboratornya, ia siap menyerahkan tiga sertifikat tanah untuk mengganti uang negara karena ia tak memiliki uang lagi. 

"Dalam jc saya gadaikan sertifikat karena saya tidak ada uang lagi. Saya membantu JPU KPK untuk mengungkap orang-orang yang menerima aliran uang seperti DPRD karena saya gak punya uang lagi," kata dia. 

Ia juga menegaskan, tak pernah menggunakan uang fee proyek itu untuk kepentingan pribadi memperkaya diri. Uang tersebut digunakannya untuk kepentingan sosial, kepentingan masyarakat Lampung Tengah dan didesak DPRD. 

Sementara untuk rekomendasi parpol menjelang Pemilihan Gubernur tahun 2018 dilakukannya karena sudah terlanjur mendapatkan rekomendasi partai Nasdem dan PKS. 

"Kepentingan sosial itu beli tanah untuk islamic senter, untuk mako brimob, pos ronda dan bansos anak yatim," katanya.