Kabag Perekonomian Siap Berikan Keterangan RUPS BUMD Pesawaran

Kabag Perekonomian Kabupaten Pesawaran Merni Litayanthi/ Rama
Kabag Perekonomian Kabupaten Pesawaran Merni Litayanthi/ Rama

Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Kabupaten Pesawaran Merni Litayanthi, mengaku siap memberikan keterangan kepada Komisi II DPRD, terkait hasil audit dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).


“Ya kalau nanti hasil audit sudah keluar saya bersedia memberikan keterangan,  jika dipanggil untuk rapat dengar pendapat (hearing) lagi dengan DPRD,” ujar Merni, Kamis (1/4).

Menurutnya, pihaknya sebagai Pembina BUMD menerima hasil RUPS yang dilakukan pada Senin (18/3) lalu, dengan catatan harus ada perbaikan.

“Kami selaku anggota RUPS menyatakan hasilnya diterima tapi dengan catatan harus ada perbaikan administrasinya sesuai dengan masukan yang sudah kami berikan, setelah itu baru diserahkan kepada akuntan publik untuk mengetahui hasil auditnya seperti apa,” jelasnya.

Ia juga mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu hasil audit tersebut untuk selanjutnya mengambil langkah yang harus dilakukan. 

“Kalau saat ini masih menunggu hasil audit, nanti kalau sudah ada hasilnya akan kita tentukan langkah apa yang harus kita ambil,” katanya. 

“Sampai saat ini saya juga belum bisa memberikan statement yang belum pasti kebenarannya karena kan kita juga melihat apa yang sudah dilaporkan dan perlu kita analisa juga laporannya, ya jadi saat ini kita tunggu saja hasil audit tersebut untuk memberikan statement yang pasti,” tambahnya.

Dalam hearing dengan Komisi II DPRD Pesawaran pada Senin (22/3) lalu, Merni meminta DPRD untuk bersabar menunggu hasil audit tersebut. 

“Ya saya juga sudah bilang ke DPRD untuk bersabar menunggu tapi yang perlu dicatat terkait manajemen, BUMD yang diresmikan pada tahun 2018 itu memang masih baru berjalan sekitar tahun 2020 lalu dengan penyertaan modal awal oleh pemda ditahun 2019,” terangnya.

“Memang kan usaha itu memerlukan 5M yaitu Man (tenaga kerja), Money (modal) Materials (bahan baku), Machine (mesin) dan Method (metode) untuk terus berjalan, dan saat ini BUMD manajemen dan bisnisnya sudah terbentuk,” lanjutnya.

Ia menuturkan, perusahaan daerah dengan komoditi utama kakao dan beras tersebut masih berjalan dan dikatakan layak oleh Komisaris BUMD. 

“Ya sampai saat ini masih berjalan dan jika memang ada yang diperbaiki ya diperbaiki,” pungkasnya.