Kadiskes Bandarlampung: Soal Definisi, Kita Terima Zona Merah




Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung Edwin Rusli mengatakan terima kotanya dinyatakan Kemenkes RI masuk zona merah Covid-19.

Pemerintah pusat yang menyatakan hal itu. "Kita terima," katanya usai rapat koordinasi di Posko Terpadu Percepatan Penanganan Covid-19, Rabu (29/4).

Menurut dia, masuk zona merah atau tidak' pendemi Covid-19 hanya perbedaan definisi antara pemerintah pusat dan daerah.

Walau, dia mengaku kaget ketika tahu bahwa Kota Bandarlampung ditetapkan Kemenkes RI sebagai zona merah, Selasa (28/4).

Menurutnya yang penting dilakukan saat ini adalah penanganan masyarakat yang masih bandel keluar rumah tanpa kepentingan.

"Untuk PSBB, kita pelajari dulu, karena perlu dana yang cukup besar. Tapi kalau pra-PSBB, kita lakukan pelatihan atau semacamnya itu," jelasnya.

Dikatakannya juga, Gugus Tugas, Kapolres dan Dandim, akan keliling untuk melihat kondisi masyarakat.

"Siapa yang nongkrong akan dibuburkan dan Dinas Kesehatan akan membagikan 45 ribu masker kepada masyarakat yang tidak memakai masker," ujarnya.