Kadiskes Lampung: Biaya Perawatan Pemudik Positif Covid-19 Hampir Rp18 M

Kadiskes Lampung, Reihana/ Vera
Kadiskes Lampung, Reihana/ Vera

Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Lampung mengklaim biaya perawatan 1.351 pemudik yang positif Covid-19 akibat mudik tahun 2021 hampir Rp18 Miliar.


"Klaim kita hampir sekitar Rp18 miliar, dan itu sudah kita proses melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung dan nantinya data itu diajukan atau dikirimkan ke pemerintah pusat," kata Kadiskes Lampung Reihana, Rabu (9/6).

Dari Rp18 miliar itu diperuntukkan pembayaran semua tempat isolasi, karantina, makan dan minum, obat-obatan yang digunakan oleh pasien selama sakit.

"Itu untuk pembayaran tempat isolasi dan tempat karantina, makan dan lainnya. Pembiayaan sendiri sepenuhnya menggunakan anggaran dari pemerintah pusat," kata dia.

Setiap pasien yang menjalani isolasi memiliki tingkat klaim berbeda (tergantung dimana pasien tersebut menjalani isolasi). Selain pasien, jasa petugas tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan juga akan mendapatkan insentif. 

"Seperti hotel kan mahal, jumlah klaim tiap orang juga kan berbeda termasuk tenaga kesehatan juga mendapatkan insentif," katanya.

Sebelumnya, 1.351  pemudik yang positif Covid-19 itu  di isolasi atau karantina di Wisma Haji, Rumah Urip Sumoharjo, Rumah Sakit Bhayangkara, Rumah Sakit Airan, Rumah  Advent,  Rumah Sakit Pringsewu, Rumah Sakit Yukum Jaya, GGPC, RSI Asyifa, Rusunawa, Resort Negeri Baru, RSBNH dan Tabek.