Kadus Wonodadi Pringsewu Peraih Pin 25 PMI: Donor Darah Itu Menyehatkan

Muhdi Hartono (kiri) didamping Waka PMI Andreas Andoyo/ Nurul
Muhdi Hartono (kiri) didamping Waka PMI Andreas Andoyo/ Nurul

Mudi Hartono (49), Kepala Dusun (Kadus) Pekon Wonodadi Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu, mengaku sudah melakukan donor darah sebanyak 50 kali. Ia mendonorkan darah sejak tahun 1994.


Menurutnya, donor darah merupakan suatu kebutuhan baginya. Jika dalam tiga bulan tidak mendonorkan darahnya, Ia merasakan badannya pegal-pegal.

"Saya mendapatkan Pin 25 dari PMI (Palang Merah Indonesia) tahun 2003, dan mendapatkan Pin 50  tahun 2009. Itu artinya saya sudah mendonorkan darah saya sebanyak 50 kali,"  kata Muhdi Usai mengikuti Peringatan Donor Darah Sedunia Tingkat Kabupaten Pringsewu, Senin (14/6).

Pria bergolongan darah O tersebut, menceritakan kali pertama melakukan donor darah saat kejadian gempa di Liwa pada tahun 1994 lalu.

"Bahkan pada saat saya menjadi TKI di Korea Selatan saat itu saya melakukan donor yang ke-28 kali nya," jelasnya.

Muhdi mengaku, hal yang mendorong ia selalu ingin donor darah itu karena dirasa baik buat kesehatan. Bahkan, rasa pegal-pegalnya hilang setelah mendonorkan darahnya.

"Pokoknya donor darah ini baik buat kesehatan, makanya ini jadi salah satu kebutuhan saya. Tadi pas saya mau berangkat kaki saya sakit, pas darah saya sudah diambil Alhamdulillah sakitnya hilang," tuturnya.

Sehingga, berdonor darah menjadi rutinitasnya yang dilakukan per-tiga bulan sekali. 

"Alhamdulillah karna sering donor darah saya selalu sehat dan jarang sakit, donor darah itu menyehatkan," tutup Muhdi.