KAHMI Komek Unila Ngopii Bahas Roadmap Pembangunan Ekonomi Lampung 

Ngopii Kahmi Komek Unila/repro
Ngopii Kahmi Komek Unila/repro

Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat Ekonomi (KAHMI Komek) Universitas Lampung kembali mengadakan Ngobrol Perkara Iman dan Imun (Ngopii) Edisi 31, Jumat (11/2).


Ngopii kali ini membahas Roadmap Pembangunan Ekonomi Provinsi Lampung dengan narasumber Kepala Bidang Ekonomi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lampung Bobby Irawan. 

Diskusi ini tetap dipandu host keroyokan yakni Petir, Fitra, Usep, Idris dan Arie serta dipandu moderator Dimas Dwi Pratikno dari BPK ISMEI. 

Bobby mengatakan pandemi Covid-19 mulai terjadi di Lampung pada Maret 2020 memberi dampak yang signifikan terhadap turunnya perekonomian di Lampung. 

Namun, lanjutnya, Lampung memiliki banyak potensi di bidang pertanian yang membantu menopang perekonomian. Selain itu, menurutnya Lampung juga memiliki keunggulan geografis yang tidak dimiliki provinsi lainnya di Sumatera. 

"Pada saat kondisi normal, kita mendapat manfaat dengan penyebrangan di Bakauheni namun begitu juga ketika aktivitas ekonomi melambat, membuat kita lebih terdampak dibanding provinsi lainnya," kata dia. 

"Dampak covid-19 akhirnya lebih terasa di Lampung, kalau provinsi yang lain teduduk, kita virsa dibilang tekapar. Ini adalah keunggulan tapi juga menjadi tantangan," sambungnya. 

Ia melanjutkan, Pemerintah Provinsi Lampung berusaha membuat kebijakan-kebijakan untuk pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19. Di antaranya dengan mempertahankan dan meningkatkan daya beli masyarakat. 

Kemudian, peningkatan iklim investasi yang kondusif, peningkatan value of money agar kualitas belanja pemerintah lebih produktif, peningkatan daya saing produk ekspor dan impor diarahkan pada pemenuhan kebutuhan daerah. 

Selain itu, untuk kebijakan sektoral dalam rang pemulihan ekonomi pasca Covid-19 adalah dengan penguatan sektor kesehatan dan program perlindungan sosial. 

Dilanjutkan, pembangunan pertanian, dan akselerasi investasi, serta pemulihan industri, perdagangan, koperasi dan UMKM. 

Selanjutnya, pembangunan pariwisata, pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), dan yang tak kalah penting yaitu pembangunan infrastruktur dan pengembangan wilayah.