Kakak Bunuh Adik di Gedong Pakuon, lalu Coba Bunuh Diri

Rumah pelaku membunuh adiknya di Gedong Pakuon/Ist
Rumah pelaku membunuh adiknya di Gedong Pakuon/Ist

Diduga depresi, seorang kakak tega bunuh adik kandungnya yang masih duduk di bangku kelas 6 Sekolah Dasar (SD) pada hari Senin (20/9) sekitar pukul 04.30 WIB di rumahnya, di Jalan KH Hasyim Ashari, Gedong Pakuon, Telukbetung Selatan, Bandarlampung.


Diketahui, korban bernama Putra (12) ditusuk menggunakan pisau dapur oleh kakaknya Am (17). 

Saat kejadian, orang tua korban dan tetangga sempat mendengar suara teriakkan korban minta tolong.

Mendengar putra bungsunya teriak minta tolong, ayah korban bernama Warnoto yang saat itu sedang memotong-motong tempe di lantai satu rumahnya, langsung bergegas ke kamar korban yang berada di lantai dua.

"Waktu kejadian, orang tuanya lagi motong-motong tempe kaget mendengar anaknya ngejerit minta tolong. Saat ayahnya ngecek, kedua anaknya sudah tergeletak dengan luka tusukan di bagian tubunya," kata Rita, salah satu warga sekitar.

Diduga pembunuhan terjadi karena sang kakak mengalami depresi, setelah ibunya meninggal dunia sebulan lalu. Sebelumnya Ami ni tinggal bersama ayah kandungnya. setelah menghabisi korban, Am mencoba mengakhiri hidupnya dengan menusukkan pisau dapur ke tubuhnya.

Lebih lanjut, kedua korban langsung dilarikan kerumah sakit RSUD Tjokrodipo Kota Bandar Lampung oleh orang tua dibantu tetangga. Namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan sedangkan kakak korban masih dalam perawatan.

Sementara itu, Kapolsek Telukbetung Selatan, Kompol Hari Budiyanto membenarkan, saat ini Kepolisian masih mendalami motif dari kejadian tersebut.

"Berdasarkan dari keterangan saksi-saksi, mereka adalah kakak-adik. Untuk motif awalnya, masih belum kami ketahui persis, tetapi yang jelas kami akan dalami lagi," kata Hari Budiyanto.

Kasus ini masih dalam penyelidikan Polsek Telukbetung Selatan. Polisi juga menyita pakaian korban dan pelaku yang berlumuran darah, serta pisau yang digunakan oleh pelaku. 

"Pelaku belum bisa dimintai keterangan karena masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Tjokrodipo Kota Bandarlampung," ujarnya.