Kakiceran Kembali Digelar di Pesibar Setelah Dua Tahun

Acara Kakiceran/ Eva Gustina
Acara Kakiceran/ Eva Gustina

Bupati Agus Istiqlal didampingi Ketua Umum TP PKK Pesisir Barat Septi Istiqlal menghadiri acara Kakiceran Pekon Bandar Pugung Kecamatan Lemong, Selasa (3/5) atau 2 Syawal 1443H.


Turut hadir Anggota DPRD Zulkifli Rohman, Asisten pemerintahan dan kesra, Kepala Kesbangpol, Plt.Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian, Plt.Kasat Pol PP dan Damkar, Sekeretaris DPMPTSP, Camat Lemong, ketua Karang Taruna, Ketua KNPI, Dewan Kesenian, Peratin Bandar Pugung, Tokoh Adat dan masyarakat setempat.

Bupati menyampaikan setelah dua tahun lebih ditiadakan Kakiceran ini, malam ini bisa kembali kita lakukan dengan tetap siaga dan jangan lengah, mari kita bersama-sama terus menjaga protokol kesehatan untuk memutus rantai penyebaran covid 19.

"Kakiceran merupakan tradisi yang masih dipertahankan hingga saat ini. Tradisi ini Tidak hanya menjadi kebanggaan bagi masyarakat pugung saja akan tetapi tradisi kakiceran telah menjadi kebanggaan bagi masyarakat Pesisir Barat dalam memeriahkan silaturahmi Idul Fitri untuk mempererat tali persaudaraan," jelasnya.

Kakiceran hanya diselenggarakan oleh dua kecamatan di Pesisir Barat, yakni Lemong dan Pesisir Utara. Secara adat tradisi kakiceran di selenggarakan oleh tiga marga yang dikenal juga dengan sebutan Marga Pugung Tampak, Marga Pugung Penengahan, dan Marga Pugung Malaya.

Kakiceran sebagai ajang silaturahmi saat idul fitri. Kakiceran diselenggarakan mulai 1 sampai 7 Syawal acara berlangsung dari pukul 22.00 wib hingga selesai. Setiap malamnya acara Kakiceran berlangsung di tiga tempat dari tiga marga. Dari tiga marga tersebut setiap pekon menjadi tuan rumah.

Kemudian penyerahan secara simbolis 1 ekor kambing oleh Ketua Umum Dewan Kesenian Septi Istiqlal dan didampingi oleh Bupati kepada Karang Taruna Pekon Bandar Pugung Kecamatan Lemong.