Kapolresta: Cukup Unsur, Penangkapan Advokat David Sihombing Karena Pidana

Taufik Basari/ Tuti Nurkhomariyah
Taufik Basari/ Tuti Nurkhomariyah

Kapolresta Bandarlampung, Kombes Yan Budi Jaya menegaskan, penangkapan terhadap David Sihombing yang berprofesi sebagai advokat/pengacara, sudah sesuai prosedur. Pihaknya menilai cukup unsur untuk melakukan penangkapan yang dilanjutkan dengan penahanan meski tanpa diawali surat pemanggilan.


"Tanyakan kuasa hukumnya, emang harus ada surat pemanggilan, jangan tanyakan kepada saya karena pasti jawaban saya kalau cukup unsurnya untuk ditangkap, ya kami tangkap. Pemanggilan itu tidak wajib!" tegas Kapolresta kepada Kantor Berita RMOLLampung usai Paripurna di Gedung Semergo, Kamis (18/2). 

Menurutnya, penanggalan David Sihombing bukan sebagai pengacara, sebagaimana kasus perdata yang sedang David Sihombing tangani, namun David ditangkap karena kasus pidana. 

"Nah yang kami tangani ini kasus pidana, kan perdata dan pidana itu beda," ujarnya.

Terpisah, Anggota Komisi 3 DPR RI Fraksi Nasdem, Taufik Basari mengatakan pihaknya telah menyarankan tim advokat David Sihombing untuk berkoordinasi dengan organisasi advokat di Provinsi Lampung, tentang implementasi penahanan. 

"Karena ini tadi keterbatasan waktu maka tadi tidak sempat kami bahas, nanti saya akan langsung tindaklanjuti itu untuk meminta kronologi versi polisi seperti apa, sehingga saya bisa menarik kesimpulan seperti apa. Kalau versi dari advokat David sudah kita terima," kata Taufik Basari.

Lanjutnya, komunikasi dan koordinasi harus tetap dilakukan karena kasus ini melibatkan advokat, dimana dalam advokasi dijamin oleh UU nomor 18 tahun 2003. 

"Imunitas ini tidak mutlak tapi harus berdasarkan itikat baik, dan perundang-undangan serta tidak ada indentikkan dengan kliennya sesuai dengan pasal 15, 16 dan 13," ujarnya.