Kapolsek Kedaton Pimpin Penyelidikan Pengeroyokan Nakes

Polsek Kedaton, Kota Bandarlampung/Ist
Polsek Kedaton, Kota Bandarlampung/Ist

Kasus pengeroyokan terhadap tenaga kesehatan (Nakes) perawat Puskesmas Kedaton, Bandarlampung, Rendy Kurniawan menjadi perhatian publik. Saat ini, kasusnya tengah tahap penyelidikan di Polsek Kedaton.


Kepala Polsek Kedaton Kompol Ery Hafry mengatakan, laporan korban sudah diterima, dan pihaknya tengah menangani penyelidikan secara intensif.

"Kami bekerja keras, langsung saya yang memimpin," ujarnya melalui pesan Whatsapp, Minggu (4/7).

Diketahui, pengeroyokan terhadap peristiwa terjadi pukul 04.00 WIB. Pelaku datang untuk meminjam tabung oksigen untuk dibawa pulang. Namun, Rendy menolak dengan alasan, sebaiknya pasien yang dibawa langsung ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan. 

"Karena saya bilang gak bisa, dia malah marah, dia bilang  ini adiknya Reihana (Kadis Kesehatan Lampung), kenal gak katanya'. Saya diam saja. Karena dia kesel, dia manggil saya keluar," ujarnya. 

"Dia nunjuk temannya yang bercelana pendek, bilang kalau itu anggota. Dia nyuruh keluar (untuk berkelahi) tapi saya gak mau, temannya yang pakai kacamata yang mukul, saya tangkis dikiranya melawan," tambahnya. 

Setelah itu, tiga orang pelaku memukuli korban hingga  akhirnya dilerai oleh petugas Puskesmas lainnya. Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka bengkak di bagian kening, muka sebelah kiri, bagian leher memar. 

Saat ini, korban tengah menjalani perawatan di RSUDAM. Ia juga telah melaporkan peristiwa ini ke Polsek Kedaton dengan nomor laporan LP/525/VII/2021/SEKTOR KDT/RESTRA BALAM/POLDA LPG. 

Pihak Puskesmas Kedaton bersama kuasa hukum, kuasa hukum dari pemerintah kota Bandarlampung dan Camat Kedaton Febriana Minggu Siang mengunjungi Polsek untuk mengawal perkembangan kasus ini.