Karyawan Resah, Ada Info 2 Staf Bank Lampung Positif Covid-19

Karyawan Bank Lampung Pusat diam-diam resah. Mereka menduga setidaknya ada dua rekan mereka positif Covid-19 tapi tidak ada keterbukaan dari pihak manajemen.


Seorang karyawan berstatus pesuruh dan satunya lagi kepala bagian. "Kalo dirahasiakan gitu kan jadi malah bahaya," ujar sang karyawan kepada RMOLLampung, Rabu (22/9).

Karyawan lainnya mengaku antarmereka hanya bisik-bisik karena dianggap info ini sensitif. Sebagian besar memilih diam dan menunggu penjelasan pihak manajemen.

Keresahan karyawan karena belum diberlakukannya work from home (WFH). "Kalo gini kan mau ga mau virusnya masih terbang-terbang di ruangan," kata karyawan bank tersebut.

Dua hari lalu, Minggu (20/9), Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Lampung Reihana mengatakan ada lima karyawan bank terpapar virus corona.

Hanya, Reihana tak mau menyebutkan identitas kelima karyawan dan nama banknya. Para karyawan kantor, sales, dan kurir bank yang ada di Kota Bandarlampung.

Selasa (15/9), Bank Lampung melakukan rapid test massal terhadap karyawannya. Hasilnya, 13 pegawai dinyatakan reaktif, ujar Edo Lazuardi, kabag humas bank tersebut.

Semua pegawai yang dinyatakan reaktif isolasi mandiri di rumah.

Kamis (17/9), hasil swab 4 dari 13 pegawai tersebut sudah keluar dan hasilnya negatif. Untuk hasil swab 9 pegawai Bank Lampung lainnya menyusul. 

Hingga kini, belum ada penjelasan Bank Lampung. Namun, menurut seorang karyawan bank tersebut, desas-desus ada setidaknya dua karyawan yang positif Covid-19.

Pihak manajemen belum menjelaskannya secara terbuka. Sehingga, katanya, dia dan rekan-rekannya resah tapi tak berani bertanya kepada atasannya.