Kasus Dugaan Korupsi Rp30 M Dana KONI Lampung, Kejati Periksa 7 Saksi

Kasi Penkum Kejati Lampung Made Agus Putra Adyana (kanan)/ Faiza Ukhti
Kasi Penkum Kejati Lampung Made Agus Putra Adyana (kanan)/ Faiza Ukhti

Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung telah memeriksa tujuh orang saksi terkait dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung. 


Kabar ini disampaikan Kasi Penkum Kejati Lampung Made Agus Putra Adyana, Senin (11/10). Namun, dirinya tidak bisa memberi keterangan lebih lanjut mengenai siapa saja yang sudah diperiksa. 

"Ya ada tujuh orang sudah diperiksa, kalau untuk terperiksa siapa kami beluk bisa menyebutkan. Tetapi ini masih (memanggil) pihak ketiga," kata dia. 

Ia menambahkan, pengurus KONI Lampung belum dilakukan pemeriksaan. Pasalnya, mayoritas pengurus masih berada di Papua untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) XX. 

"Ya belum ada diperiksa. Kan masih ikut PON," kata mantan Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Kejaksaan Negeri Serang ini. 

Sebelumnya, hanya Mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Lampung Hannibal yang mengakui secara terbuka bahwa dirinya sudah diperiksa pertengahan Agustus lalu. 

Hannibal juga menjabat sebagai Ketua Harian KONI Lampung. Ia mengaku, menjelaskan kepada Kejati bahwa dana tersebut adalah hibah dari Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dispora untuk keperluan PON Papua XX 2021.