Ke Rumah Duka, Kemensos Bakal Cover Biaya Perawatan Korban Pembacokan di Sukabumi

Perwakilan Kemensos RI Santi Utami Dewi/Faiza
Perwakilan Kemensos RI Santi Utami Dewi/Faiza

Perwakilan Kementerian Sosial (Kemensos) RI datang ke rumah duka keluarga di Jalan Pulau Singkep, Kelurahan Sukabumi, Kota Bandar Lampung yang menjadi korban pembacokan diduga ODGJ bernama Sutrisno yang terjadi Minggu (15/8).


Perwakilan Kemensos RI Santi Utami Dewi mengatakan, kedatangannya untuk menyampaikan ucapan rasa belasungkawa Mensos Tri Rismaharini atas meninggalnya satu korban bernama Pirdaus (35).

"Sekaligus memberikan bantuan uang tunai operasional rumah sakit Rp5 juta, untuk keluarga memenuhi kebutuhan selama menjaga para korban dan uang duka Rp2,5 juta" ujar Santi Utami Dewi, Rabu (17/8).

Santi melanjutkan, kasus yang menimpa satu keluarga di Bandar Lampung ini menjadi perhatian Kemensos. Pihaknya juga tengah melakukan assessment untuk proses penyaluran bantuan lanjutan.

"Pesan bu menteri, tolong dibantu dan ditindaklanjuti. Kasus ini mendapat perhatian langsung dari Ibu Risma, sehingga kami ditugaskan untuk menguji dan bertemu langsung pihak keluarga," sambungnya.

Selain itu, Santi menyampaikan, Kemensos meminta pihak keluarga korban untuk tidak mengkhawatirkan biaya perawatan di Rumah Sakit Imanuel.

"Sesuai arahan Ibu Menteri Risma, jika ada yang tidak dicover BPJS, maka akan dibantu oleh Kementerian Sosial yang di RS Imanuel sana," katanya.

Salah satu keluarga korban, Ded mengatakan, Umiyati (50) dan Raihandika Pernando (5) yang sempat dinyatakan harus menjalani operasi akibat menerima luka bacok senjata tajam jenis parang pada bagian kepala sudah ditangani petugas medis.

Selain itu, satu korban Septa (21) telah dinyatakan membaik lantaran hanya mendapatkan luka di bagian tangan kanan dan Merry (28) masih dalam perawatan di Rumah Sakit Imanuel.