Kecelakaan Di Tambang PT BA, Wakil Ketua DPR: Polisi Bisa Mengawasi

Azis Syamsuddin/Net
Azis Syamsuddin/Net

Peristiwa jebol dan longsornya tanggul pertambangan Air Laya Barat PT Bukit Asam (PT BA) di wilayah Tanjung Enim, Sumatera Selatan yang merenggut satu korban yakni Federik Hansen Sagala (operator excavator PT. Pama), mendapat perhatian serius dari berbagai pihak.


Salah satunya dari Wakil Ketua Bidang Polkam DPR RI, Azis Syamsuddin.

Insiden itu terjadi Kamis (1/10) pukul 05.15 WIB, artinya hampir dua minggu lebih peristiwa ini belum dapat diselesaikan. Sebab, jenazah korban hingga kini belum juga ditemukan.

Klik: Tanggul PT BA Jebol, Seorang Karyawan PT PAMA Belum Ditemukan

 "Turut prihatin atas kejadian tersebut. Semoga keluarga yang ditinggal diberi kesabaran," ujar Azis Syamsuddin, Jumat (16/10).

Ia mengatakan perihatin terhadap kecelakaan tambang yang ada di PT BA. Dan hal ini bukanlah delik aduan, sehingga pihak aparat penegak hukum dapat melakukan pengawasan dan penyelidikan terhadap peristiwa tersebut.

"Itu bukan delik aduan. Sehingga Polri dapat melakukan pengawasan," ujar Azis saat dikonfirmasi via WhatsApp.

Sementara, Direktur Teknik dan Lingkungan Mineral dan Batubara, Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Lana Saria menyampaikan, bahwa pihaknya masih melakukan proses investigasi terhadap peristiwa longsornya tanggul air di area tambang PTBA.

"Masih proses investigasi. Kami belum bisa memberikan keterangan apa-apa," ujarnya.