Kedua Kaki Diamputasi Karena Diabetes, Hamdani Warga Tubaba Butuh Bantuan

Hamdani MD/ Febri
Hamdani MD/ Febri

Potret kemiskinan masih mewarnai negeri ini, terlebih saat ini degradasi ekonomi nasional akibat Pandemi Covid-19.


Hal itu pun memaksa pemerintah untuk mengeluarkan sejumlah program bantuan guna mendongkrak ekonomi masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba).

Namun, sungguh disayangkan program kesehatan tersebut tidak serta merta menyasar seluruh lapisan masyarakat bawah, seperti yang alami oleh bapak Hamdani MD (49) warga Tiyuh Penumangan, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, yang mengidap penyakit Diabetes.

Hamdani MD (49) ayah dari tiga orang anak tersebut, setahun terakhir kedua kakinya yang diamputasi. Dari amputasi tersebut kaki beliau membusuk dan kini ia harus terbaring di atas kasur. 

Menurut Suryati istri beliau mengatakan sebulan lalu telah dua kali melakukan pengontrolan ke Rumah Sakit dengan biaya bantuan dari keluarga. Namun saat ini keluarga sudah tidak mampu untuk membiayai suaminya.

"Kemaren dokter menyarankan untuk membawa bapak ke Rumah Sakit Bandar Lampung dikarenakan peralatan medisnya lengkap. Namun gimana pak enggak ada uang," ujarnya.

Suryati pun sempat bercerita akan kondisi getir yang dijalaninya sehari-hari. "Jangankan untuk memikirkan biaya penyembuhan penyakit yang telah menggerogoti suaminya, untuk makan saja susah," cetusnya.

Ia pun berharap, baik pemerintah ataupun kaum dermawan yang peduli atas kondisi hidup kaum-kaum yang terpinggirkan seperti keluarganya, dapat membantu kelangsungan hidup mereka.

"Mungkin banyak orang yang seperti saya, tapi saya berharap ada perhatian untuk saya," harap Suryati.