Kejadian Langka, Gajah Sumatera Lahir di Taman Satwa Lembah Hijau 

Bayi gajah Sumatera berhasil lahir di Taman Satwa Lembah Hijau/Tuti
Bayi gajah Sumatera berhasil lahir di Taman Satwa Lembah Hijau/Tuti

Seekor bayi gajah Sumatera berhasil lahir dari induk jinak bernama Mega di Taman Satwa Lembah Hijau. Kelahiran tersebut pertama sejak 6 tahun lalu dipercaya oleh pemerintah untuk melakukan konservasi. 


Owner Lembah Hijau, Irwan Nasution mengatakan bayi gajah berkelamin jantan terlahir pada Minggu (7/8) pukul 07.24 WIB. Bayi tersebut memiliki berat 102 kilogram dan panjang 98 centimeter. 

"Kelahiran gajah ini adalah kado kami dari Lembah Hijau untuk Hari Gajah Sedunia, dan HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia," kata Irwan Nasution, Senin (8/8).

Menurutnya, untuk pemberian nama bayi gajah tersebut masih akan dikoordinasikan. Ia berharap agar bayi gajah dapat tumbuh dan sehat. 

"Saat ini masih dalam pengawasan ketat," ujarnya. 

Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Mahout Sumatera, Nazarudin mengatakan dalam rangka mendukung program pemerintah, pihaknya melakukan peningkatan populasi gajah. Sehingga Juli 2020 dilakukan perkawinan antara gajah bernama Aris dan Mega. 

"September 2020 telah menunjukkan tanda kehamilan dan mengandung selama 22 bulan hingga lahir gajah berkelamin jantan. Alhamdulillah semua proses belajar lancar," jelasnya. 

Lalu, Kepala Seksi Konservasi Wilayah III BKSDA Lampung-Bengkulu, Hifzon Zawahiri mengapresiasi Lembah Hijau atas kelahiran gajah. Menurutnya kelahiran gajah ini langka karena dilakukan diluar kawasan hutan. 

"Kebanyakan kelahiran di insitu atau dalam kawasan, jadi kelahiran ini cukup langka. Ini juga upaya konservasi kita di luar kawasan," ujarnya.