Kejari Pesawaran Musnahkan Barang Bukti 65 Perkara Sudah Inkracht

Pemusnahan barang bukti/ Rama
Pemusnahan barang bukti/ Rama

Kejaksaan Negeri (Kejari) Pesawaran musnahkan barang bukti hasil sitaan dari 65 perkara yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) dari Pengadilan Negeri (PN)  setempat 


Pemusnahan barang bukti yang digelar Kejaksaan Negeri (Kejari) tersebut, turut dihadiri Bupati Dendi Ramadhona.

Kepala Kejari Pesawaran Diana Wahyu Widiyanti mengatakan, barang bukti itu berupa narkotika jenis sabu-sabu 24, 2889 gram sisa uji lab, tembakau gorila 4, 0065 gram, ganja 419, 82 gram, rokok tanpa cukai, senjata tajam, handphone, dan kayu jenis sonokeling.

"Kami musnahkan beberapa barang bukti yang telah disita oleh negara dari putusan PN Pesawaran yang telah berkekuatan hukum tetap," kata Diana usai pemusnahan barang bukti di halaman kantor Kejari Pesawaran, Kamis (9/6).

Dikatakannya, pemusnahan itu ditandai dengan pemblenderan narkotika jenis sabu-sabu dan pembakaran, perusakan handphone oleh Kajari Pesawaran bersama dengan Bupati Dendi Ramadhona.

Diana menuturkan, pemusnahan sejumlah barang bukti hasil sitaan negara ini karena putusan perkara tindak pidananya telah berkekuatan hukum tetap (inkraht) dari PN Pesawaran.

"Pemusnahan barang bukti ini sesuai dengan tugas pokok fungsi dan kewenangan yang dimiliki kejaksaan, sebagaimana diamanatkan di dalam Undang-Undang," ujarnya.

Ia juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama ikut memberantas peredaran narkoba yang bisa mengancam generasi muda di kabupaten Bumi Andan Jejama.

"Jika ditemukan ada indikasi peredaran narkoba, segera infokan kepada penegak hukum biar cepat ditindak, karena saat ini narkotika sudah sangat cepat beredar ketengah-tengah masyarakat, untuk itu saya mengajak seluruh orang tua, harus menjaga anaknya masing-masing," pungkasnya.