Kejari Pringsewu Geledah Gudang BGR dan Pusri, Sita Dokumen Terkait Kasus Mafia Pupuk

Proses penyitaan dokumen / dok. Kejari Pringsewu
Proses penyitaan dokumen / dok. Kejari Pringsewu

Kejaksaan Negeri (Kejari) Pringsewu menggeledah Gudang BGR Logistic Pekon Tambak Rejo Kec Gading Rejo dan di Gudang Pusri Pekon Sidoharjo Kec. Pringsewu, Selasa (2/8).


Kejari menyita dokumen penyaluran pupuk dari produsen ke distributor dalam perkara dugaan korupsi adanya praktik mafia pupuk Di Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu Tahun Anggaran 2020 dan Tahun Anggaran 2021.

Kasi Intel kejaksaan negeri Pringsewu Median Suwardi mengatakan, penyitaan dilaksanakan oleh Tim Penyidik Kejari Pringsewu didampingi oleh Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus M. Marwan Jaya Putra dan Kepala Seksi Intelijen Median Suwardi.

"Disaksikan oleh Sekretaris Pekon Tambah Rejo An. Muhammad Nur Iskandar dan Kepala Pekon Sidoharjo An. Supratikno," ujarnya dalam keterangan tertulis.

Ia melanjutkan, penyitaan tersebut berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Pringsewu Nomor: Print-01/L.8.20/Fd.2/06/2022 Tanggal 29 Juni 2022 dan Surat Perintah Penyitaan Kepala Kejaksaan Negeri Pringsewu Nomor: Print-02/L.8.20/Fd.2/07/2022 Tanggal 20 Juli 2022.

Hal itu, lanjutnya, sebagaimana arahan Jaksa Agung RI, Tim gabungan penyidik pada Bidang Tindak Pidana Khusus dan Bidang intelijen Kejari Pringsewu telah melakukan Penyitaan Dokumen berupa Dokumen DO (Delivery Order) dan SO (Sales Order) tahun 2020 dan 2021.

"Terkait penyitaan tersebut, Kejari Pringsewu masih melakukan proses pemeriksaan kelengkapan dokumen yang diduga adanya indikasi peristiwa pidana," pungkasnya.