Kejari Pringsewu Periksa Honorer Sekretariat Dewan

Median Suwardi/Ist
Median Suwardi/Ist

Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Pringsewu, terus melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dalam dugaan penyelewengan anggaran di Sekretariat Dewan.


Median Suwardi selaku Kasi Intel Kejari mengatakan untuk hari ini, tim penyidik tidak melakukan pemeriksaan. Namun, pada 19 Mei kemarin, ada satu orang saksi berinisal TH yang dimintai keterangannya

TH merupakan tenaga honorer pada Sekretariat DPRD di Bidang Persidangan dan Risalah Sekretariat.

"Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan dalam  menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi di Sekretariat DPRD," kata Median Suwardi, Kamis (20/5). 

Sementara dalam kasus dugaan penyelewengan pagu anggaran Sekretariat Dewan tahun 2019 sebesar Rp28 miliar, dan di tahun 2020 sebesar Rp27 miliar.

Kejari Pringsewu sudah melalukan pemanggilan beberapa saksi-saksi terkait dipanggil untuk dilakukan penyidikan oleh pihak Kejari pada Senin (19/4) lalu.

Di antaranya, delapan anggota mulai dari Ketua DPRD, Wakil Ketua I dan Wakil Ketua II serta lima anggota DPRD. Selain itu juga penyidik kejari melakukan pemeriksaan kepada pegawai DPRD yakni para PPTK, tenaga honorer serta pihak penyedia.