Kekurangan Alat, Diskes Baru Periksa 1 Keluarga Pasien Positif Corona

Setelah diumumkan satu pasien laki-laki berusia 62 tahun di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) positif corona, Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, hari ini Kamis (19/3) mengambil swab keluarga pasien tersebut.


Kepala Diskes Provinsi Lampung Reihana mengatakan hal ini
sebagai tindak lanjut tracing. Karena
kurangnya alat pelindung diri (APD), Diskes baru bisa mengambil swab keluarga pasien.

Sedangkan orang-orang yang pernah melakukan kontak
diminta untuk melakukan isolasi mandiri sambil menunggu APD.

"Tracing
terhadap keluarga dulu, saat ini kekurangan alat, kita masih minta ke pusat
untuk APD. saat ini medianya hanya ada enam, jadi diutamakan keluarga
dekat," kata dia usai rapat bersama Gubernur Lampung di Kantor Gubernur
Lampung, Kamis (19/3).

Ia mengatakan, saat ini kondisi pasien semakin membaik.
Pihak keluarga pasien saat ini melakukan isolasi mandiri di rumah dan belum ada
yang menunjukkan gejala.

Kemudian, pasien PDP perempuan berusia 1 tahun dipindah
dari RS Belleza ke RSUDAM. Pasien memiliki riwayat kontrak dengan kakeknya yang
pernah mengikuti acara di Malaysia.

Reihana mengatakan, pihaknya saat ini fokus memenuhi
kebutuhan APD. Ia telah meminta 1000 APD ke pemerintah pusat, nantinya APD akan
dibawa oleh Badan Penanggulangan Bencana.

"Ada orang baik hati yang akan membantu juga 200
APD. Mudah-mudahan 2-3 hari lagi kita terima. Nanti kita bagi ke rumah sakit,
yg utama ke RS rujukan, baru ke RS lainnya," ujarnya.