Kelelahan Keliling Amerika, Rektor Unila Prof Karomani Terkena Flu Berat

Rektor Unila, Prof Karomani/Tuti
Rektor Unila, Prof Karomani/Tuti

Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof Karomani dikabarkan terkena flu berat usai berkeliling selama 10 hari di Negeri Paman Sam, Amerika Serikat.


Kabar tersebut dibenarkan oleh Staf Sekretariat Rektor, Muhammad Safik Eka. Menurutnya, akibat kelelahan Prof Karomani terkena flu berat. 

"Sepertinya kelelahan, jadi agak flu berat. Dua hari kemarin sudah lebih segar," kata Muhammad Safik Eka kepada Kantor Berita RMOLLampung, Sabtu (9/7). 

Muhammad Safik Eka mengatakan jika Prof Karomani telah melakukan polymerase chain reaction (PCR). Namun hasilnya tidak dipublikasikan. "Iya test," ujarnya. 

Sebelumnya, Prof Karomani pernah dinyatakan positif COVID-19 dari hasil tes usap pertama pada Kamis 19 November 2020. Saat itu Prof Karomani memiliki riwayat perjalanan ke Jakarta untuk ke Gedung Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). 

Diketahui,, Prof Karomani beserta tim melakukan perjalanan ke Amerika Serikat, dengan agenda cukup padat. Nyaris tak ada jeda untuk memaksimalkan kunjungan kerja dengan efisiensi waktu. Perjanjian dimulai pada Senin, 6 Juni 2022

Esoknya tim berkunjung ke PannState Global. Berlanjut hari ketiga, keempat, dan kelima, tim mengikuti konferensi internasional EduData Summit di Markas Besar PBB di New York. 

Hari keenam, anjangsana berlanjut ke Konsulat Jenderal (Konjen) RI di New York, disusul ke Kedubes RI di Washington D.C., pada hari ketujuh, dalam agenda membahas peluang kerja sama dengan universitas di bawah wilayah kerja Konjen RI dan KBRI.

Selanjutnya hari kedelapan dan kesembilan, tim bertolak ke University of Kentucky menggunakan penerbangan domestik dari New York. Keesokan harinya, Kamis (15/6), perjalanan dilanjutkan ke Villanova University, dan kembali ke Tanah Air di hari berikutnya.