Kemen PANRB Dukung MPP Bandarlampung

Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokasi (PANRB) mendukung Kota Bandarlampung meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui Mal Pelayanan Publik (MPP).


Asisten Deputi Pelaksana Kebajikan dan Evaluasi Pelayanan Publik Wilayah II Sumatera, Noviana Andriana mengatakan Kota Bandarlampung cukup pesat dalam pembangunan infrastruktur, tentunya harus juga diimbangi dengan pelayanan yang baik.

"Dari hasil evaluasi kami di tahun lalu, dari ketiga unit yaitu RPST, Disdukcapil, dan RSUD. Disdukcapil cukup baik, PTSP dan RSUD sudah baik namun harus ada peningkatan," kata Noviana Andriana, usai kunjungan di Kantor Wali Kota Bandarlampung, Jumat (7/8).

Lanjutnya, maka tahun ini diharapkan ada upaya perbaikan oleh unit pelayanan di Pemkot Bandarlampung.

"Masih ada hal-hal yang perlu disempurnakan, dan diperbaiki seperti upaya pemberlakuan reward dan punishment untuk sumber daya manusianya," ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Noviana Andriana juga menjelaskan terkiat MPP. Menurutnya MPP adalah perluasan fungsi PTSP dalam rangka mendekatkan, meningkatkan pelayanan pada masyarakat serta memperpendek proses pelayanan guna mewujudkan pelayanan yang cepat, mudah, murah, transparan, pasti, dan terjangkau dengan melibatkan instansi vertikal, BUMN/D, dan swasta dalam satu tempat.

Sementara Wali Kota Bandarlampung, Herman HN mengatakan kedepan pelayanan Kota Bandarlampung akan lebih baik dan juga berkomitmen akan membangun MPP 10 lantai tahun depan.

"Kata ibu (Noviana Andriana) tadi kita harus melayani semua bidang, namun kita belum. Semua instansi vertikal kita belum seperti buat SIM, pertanahan, kejaksaan, dan juga paspor itu belum. Tapi saya komitmen akan membangun 10 lantai tahun depan. Kita akan melayani semua di kantor wali kota ini," ujarnya.

Menurutnya, pelayanan di Kota Bandarlampung sendiri sudah lengkap, tinggal penambahan instansi vertikal lagi, dengan adanya MPP nantinya semua bisa dilayani.

"Pelayanan SIM satu lantai, paspor satu lantai. Pokoknya kita buat satu lantai satu lantai semua. Masyarakat gak jauh-jauh jalan kaki. Nantinya ada juga tempat makan," jelasnya.