Kemenag Harapkan Lima Guru Besar Baru UIN RIL Terus Berkarya  

Pengukuhan lima guru besar UIN RIL/Tuti
Pengukuhan lima guru besar UIN RIL/Tuti

Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) telah resmi mengukuhkan lima guru besar. Pengukuhan yang berlangsung di Ballroom UIN RIL tersebut dihadiri Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama, Prof Ali Ramdhani.


Kelima guru besar yang dikukuhkan yakni Prof A Gani sebagai guru besar bidang Ilmu Pendidikan Agama Islam, Prof Erina Pane guru besar bidang Ilmu Hukum Perkawinan, Prof Subandi guru besar bidang Ilmu Manajeman Pendidikan, Prof A Kumedi Ja’far guru besar bidang Ilmu Hukum Perdata Islam, dan Prof M Afif Anshori guru besar bidang Ilmu Tasawuf.

Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama, Prof Ali Ramdhani mengatakan guru besar harus kembali mengokohkan keilmuannya sebagai salah satu pilar menyangga kemartabatan kemanusiaan. 

“Saya berharap guru besar ini melakukan updating keilmuannya dan tidak melupakan tugas intinya dalam mencerahkan masyarakat,” kata Prof Ali, Kamis (29/9). 

Menurutnya, sebagai guru besar harus tetap melaksanakan fungsi dan tugasnya untuk menjalankan pembelajaran di kelas dan tetap melayani masyarakat. Jangan sampai cita-cita guru besar telah tercapai, dan berada pada posisi stagnan.

“Kita berharap keterpacuan itu muncul bukan karena keterpaksaan tapi kesadaran diri sendiri, karena daya paksa dan dorongan negara tidak ada maknanya. Diharapkan juga tetap menjaga kemartabatan dari perguruan tinggi,” ujarnya. 

Sementara itu, Rektor UIN RIL Prof Wan Jamaluddin mengatakan guru besar adalah puncak karir dari dosen atau tenaga pendidik, sehingga semua dosesn harus bisa memacu dirinya mencapai karir tersebut. Namun dalam prosesnya tidak gampang, ada persyaratan yang harus dipenuhi.

“Dengan dikukuhkan lima guru besar ini menambah total guru besar di UIN yakni 25 orang. Kedepannya akan ada penambahan 3 guru besar yang saat ini 2 masih berproses di Kemenag dan 1 di Kemendikbudristek,” jelasnya. 

Prof Wan Jamaluddin berharap kelima guru besar yang baru dikukuhkan bisa memaksimalkan potensi yang ada, baik secara intelektual, spiritual dan sosial. UIN Raden Intan Lampung juga memberikan paket penghargaan kepada guru besar yang aktif. 

“Kita berikan reward kepada guru besar agar termotivasi untuk terus berkarya,” ujarnya.