Ketua Musda Demokrat Julian Manaf Tegaskan Belum Ada Pendaftaran 

Illustrasi/RMOLLampung
Illustrasi/RMOLLampung

DPD Partai Demokrat Lampung sudah menyusun SK Kepanitiaan Musyawarah Daerah dan meneruskan SK tersebut kepada Badan Pembinaan Organisasi, Keanggotan dan Kaderisasi (BPOKK) DPP. 


Kepanitiaannya, Wakil Ketua DPRD Lampung Raden Muhammad Ismail sebagai ketua panitia pengarah/steering committee (SC) dan Sekretaris DPD Julian Manaf sebagai ketua pelaksana/organizing committee (OC).

Julian Manaf mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan DPP terkait jadwal dan tahapan Musda. Namun, belum dijawab oleh DPP, termasuk jadwal pendaftaran calon ketua. 

"Jadi, belum ada pendaftaran, DPP juga belum buka pendaftaran, yang pensti pendaftaran ketua belum ada," jelasnya kepada Kantor Berita RMOLLampung, Senin (18/10).

Ia mengatakan, Musda akan digelar di Aula Yudhoyono, Sekretariat DPD Partai Demokrat (PD) Lampung, Jl. P. Emir M Noer, Telukbetung Utara, Kota Bandar Lampung baik secara daring dan langsung. 

Julian Manaf menjelaskan pengarah musda Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akan hadir lewat zoom. Teknisnya akan dipimpin Deputy BPOKK Jemmy Setiawan secara offline. 

Kemudian, peserta pemilik suara akan langsung offline di musda. Sementara peserta dan pemerhati dapat menyaksikan musda melalui layar lebar di luar ruang acara. 

Musda ini, lanjutnya, akan membahas Laporan Pertanggung jawaban kepengurusan Ridho Ficardo secara umum juga program kerja. 

"Untuk pencalonan belum dapat rowndownnya, apa mungkin setelah diverifikasi (syarat pencalonan), dipilih atau langsung ditetapkan. Intinya kalau sudah ditetapkan calon ketua, tetap akan ditentukan DPP," kata dia. 

Sebelumnya, Sekretaris BPOKK DPP Demokrat Jemmy Setiawan merilis, petahana Ridho Ficardo dan Edi Irawan Arief dipastikan menjadi dua kandidat yang akan bertarung di Musda dan akan diajukan ke Pusat.

"BPOKK sudah memverifikasi surat dukungan dan akan melakukan sejumlah pengecekan seperti yang dilakukan sebelum pelaksanaan musda yang sudah berjalan," ujarnya melalui keterangan tertulis, Selasa (12/10).

Ia menjelaskan, diprediksi tidak akan ada calon ketiga karena surat dukungan sudah tidak mungkin lagi mencapai 20 persen dari 15 DPC yang ada.