Ketum PP Perbasi Danny Optimis Lampung Bisa Ciptakan Atlet Profesional

Ketua Umum PP Perbasi, Danny Kosasih bersama Ketum Perbasi Lampung Ali Imron/ Ist
Ketua Umum PP Perbasi, Danny Kosasih bersama Ketum Perbasi Lampung Ali Imron/ Ist

Ketua Umum PP Perbasi, Danny Kosasih menilai Lampung berpotensi menciptakan atlet basket profesional. Hal ini dilihat dari letak geografis yang dekat dengan Jakarta. 


"Harusnya punya potensi yang bagus. Apalagi beberapa waktu kedepan akan banyak sekali pertandingan di Jakarta," kata Danny Kosasih, Jumat (25/2). 

Menurutnya, Perbasi Lampung harus segera menggelar kompetisi untuk para pemain muda agar ditemukan atlet unggul yang bisa dibawa ke ajang Nasional. 

"Bisa digelar dari tingkat universitas, baru bertahap ke tingkat daerah agar ditemukan atlet profesional," ujarnya. 

Dalam seminar nasional tersebut, Danny Kosasih memberikan motivasi kepada mahasiswa dengan mengilustrasikan sebuah pencil. Menurutnya pensil tidak bisa menggaris lulus tanpa penggaris. 

Ist

"Kita tahu FIBA World Cup tidak akan berjalan tanpa penggaris, penggaris itu adalah jaringan yang membantu kita," ujarnya. 

Lanjutnya, pensil butuh serutan agar tajam. Artinya untuk menjadi atlet profesional perlu dilakukan latihan keras. Tanpa serutan pensil tersebut tidak bisa digunakan. 

"Pensil juga harus diberi penghapusan atau jangan takut membuat salah karena kita bisa memperbaiki kesalahan itu dan berubah," ujarnya. 

Lalu, pensil yang punya warna hitam dalamnya. Warna hitam tersebut adalah cinta dan karakter. Percuma jika penampilan bagus namun karakternya jelek, ia yakin tidak akan berhasil. 

"Orang yang beli pensil yang dilihat gambar depannya. Artinya perubahan menuju baik itu yang akan membawa Perbasi lebih baik. Kemudian pensil itu tidak berguna jika tidak digenggam tangan untuk menulis, kita itu tidak berguna jika tuhan tidak berkehendak. Sehingga ibadah itu segalanya," jelasnya. 

Sementara itu, Wakil Rektor 3 Universitas Teknokrat Indonesia (UTI), Najib Dwi Satria mengatakan UTI mendukung penuh mahasiswanya untuk berprestasi. Ia berharap setelah selesainya seminar nasional ini mahasiswa makin termotivasi. "Target kita ke depannya mahasiswa bisa mengikuti ajang Nasional," ujarnya.