Komisi I DPRD Pesawaran Cek IPAL Tambak Udang PT Indokom

Komisi I saat mengecek IPAL PT Indokom/ Ist
Komisi I saat mengecek IPAL PT Indokom/ Ist

Komisi I DPRD Pesawaran mengecek Instalasi Penyaluran Air Limbah (IPAL) tambak udang milik PT Indokom di Desa Gebang Kecamatan Teluk Pandan kabupaten setempat.


Hal tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti laporan terkait tambak udang milik PT Indokom yang dinilai pengolahan IPAL tak ramah lingkungan.

Anggota Komisi I DPRD Bambang Suheri mengatakan, tujuan pengecekan itu untuk memastikan tambak udang PT. Indokom memenuhi janjinya untuk membuat IPAL dengan satu kolam tambak dialihfungsikan menjadi tempat endapan lumpur.

"Hasil pengecekan pada Selasa (5/7) kemarin, kita sudah melihat secara langsung IPAL di tambak PT Indokom dengan satu kolam dialihfungsikan sebagai endapan lumpur," kata Bambang, Kamis (7/7).

Dikatakannya, sesuai janji hasil dengar pendapat (hearing) yang dilakukan Ketua Komisi I DPRD Pesawaran bersama pihak PT Indokom dihadiri DPMPTSP, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Perikanan, beberapa waktu lalu telah disepakati bahwa PT Indokom berjanji membuat IPAL, memperbaiki pengelolaan limbah tambak ke kanal, maupun dampak yang dicemari.

"Di sini kita memastikan apakah IPAL itu sudah jadi dengan sempurna ataukah belum. Dan kami akan terus melakukan pemantauan untuk perkembangan selanjutnya," ujarnya.

"Ini tidak hanya untuk tambak udang PT Indokom saja, namun untuk semua pemilik tambak, agar tidak mencemari lingkungan. Dan untuk tambak yang tidak memiliki IPAL, akan kita tindak tegas bersama Tim Terpadu berkoordinasi dengan DPMPTSP setempat," timpalnya.

Ia menegaskan, hal itu dilakukan untuk menjadikan tambak udang ramah lingkungan yang selalu menjaga kelangsungan hidup lingkungan dari pencemaran dan kerusakan. 

"Apalagi tambak disini dekat sekali dengan zona Kawasan Konservasi Hutan Mangrove, sehingga jika tidak kita awasi bersama maka lingkungan yang ada di sekitar tambak bisa rusak," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Pemkab Pesawaran menyebut tambak udang milik PT Indokom Desa Gebang Kecamatan Teluk Pandan tidak ada pengolahan outlet limbah yang dihasilkan tambak, yang ada hanya saluran pembuangan.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Penataan dan Penaatan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pesawaran, Chairul Anwar bersama Tim Pengawasan Dampak Lingkungan, PT Indokom belum maksimal dalam pengolahan limbah tambak.

"Dari hasil kita turun mengecek memang dalam pengelolaan tambak telah berjalan, namun outlet untuk pengolahan limbah belum maksimal, jadi limbah tambak langsung dibuang ke kanal luar," kata Chairul, Senin (11/4).

Kemudian, Ia mengatakan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) milik PT Indokom dalam pengolahannya dengan cara diendapkan di kanal luar di lahan miliknya dan lahan milik PT Bumi Waras (BW) di akses jalan menuju ekowisata mangrove petengoran.