Komisi II DPR Bakal Bahas Ketidaknetralan Bawaslu Pesawaran

Endro S Yahman/RMOLLampung
Endro S Yahman/RMOLLampung

Anggota Komisi II DPR RI, Endro S Yahman mendorong Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pesawaran untuk bersikap netral.


Hal tersebut diungkapkan pasca ditemukan dugaan atas ketidaknetralan Panitia Pengawas saat menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) Pasangan Calon (Paslon) pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Pesawaran Desember 2020 mendatang.

"Misalnya saat penertiban APK, masih ada atribut yang mengatasnamakan PDIP dari salah satu Paslon," ungkap Endro, saat ditemui di Sekretariat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Pesawaran, Rabu (14/10).

Menurutnya, segala atribut kampanye milik Paslon yang direkomendasikan oleh PDIP sudah ditertibkan dan tidak ada lagi yang terpampang di ruang publik.

Selain itu, dia juga mengatakan akan membahas dugaan tersebut bersama dengan Komisi II DPR RI, jika Bawaslu tidak menunjukkan sikap netral.

"Saya juga sampaikan kepada Bawaslu, jika tetap tidak netral, kami bisa membahas ini di Komisi II DPR RI dan melakukan investigasi. Kalau terbukti, sanksinya bisa dalam bentuk pemecatan," kata Endro.