Komisi IV Minta TKSK Selesaikan Masalah BPNT Kota Agung Timur

Hearing Komisi IV membahas BPNT/ Zairi
Hearing Komisi IV membahas BPNT/ Zairi

Dinas Sosial Kabupaten Tanggamus bersama Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kota Agung Timur, memenuhi undangan rapat dengar pendapat (Hearing) Komisi IV DPRD Tanggamus, Selasa (4/1). 


Hearing secara tertutup dihadiri langsung oleh Kadisos Zulfadli, Kepala Bidang BPNT Andi Kholil, TKSK Basuki, Korda dan Perwakilan Kecamatan Kotim, juga Plh Kepala Pekon, Ketua BHP Pekon Menggala. Sementara dari 11 anggota Komisi IV hadir Febrio Marhta Mustofa, dari Fraksi Nasdem dan Baharen dari Fraksi PPP.

Febrio mengatakan, rapat tersebut membahas mengenai pemberitaan media online, tentang penyaluran bantuan pangan non tunai, beras tidak layak konsumsi yang diterima KPM.

Febrio Marhta Mustofa/Zairi

Dijelaskan Febrio, sesuai dengan tupoksi mereka selaku pengawasan, mempertanyakan yang sudah dilakukan TKSK selaku pendamping terkait masalah tersebut. "Dan meminta masalah ini agar segera diselesaikan dalam minggu ini, kalau tidak akan dilakukan sidak," jelasnya kepada Kantor Berita RMOLLampung, Selasa (4/1). 

Kepala Dinas Sosial, Zulfadli berharap semua pihak yang terkait dalam program ini harus mengikuti aturan yang ada sehingga pelayanan kepada masyarakat harus lebih baik. Untuk monitoring dirinya sudah perintahkan kecamatan. 

Zulfadli/ Zairi

Selain melakukan monitoring mereka juga sudah memberikan edaran. Terkait informasi TKSK rangkap sebagai suplayer, tadi dijawab kalau itu tidak benar. Beras kualitas jelek yang sempat disalurkan ke KPM, semuanya sudah diganti. "Dan itu merupakan kelalaian e-Warung dengan suplayer, bukan TKSK," jelas Kadisos.

Tadi sudah sepakat dengan pihak pekon kalau itu merupakan kelalaian, serta sepakat untuk menganti barang tersebut dengan barang kualitas baik. Setelah ada komplain dari KPM, pihak suplayer langsung mengganti beras tersebut dengan beras kualitas baik.

"TKSK hanya bertugas memastikan barang saat penyaluran baik, memastikan saldo masuk, kemudian melaporkan berapa transaksi dan yang tidak transaksi, kalau barang yang diterima KPM itu tidak baik, TKSK siap menyampaikan kepihak suplayer untuk melakukan penggantian barang," ungkapnya.