Komisi V Catat Stok Vaksin di Lampung 214.476 Dosis

Anggota Komisi V DPRD Lampung Deni Ribowo/ Vera Afrianti
Anggota Komisi V DPRD Lampung Deni Ribowo/ Vera Afrianti

Komisi V DPRD Lampung mencatat ketersediaan atau stok vaksin sinovac di Lampung ada 214.476 dosis vaksin.


Berdasarkan data Dinas Kesehatan Lampung per 10 September 2021 target vaksin sebanyak 14.619.487 dosis, yang diterima oleh Provinsi Lampung sekitar 2.120.700 dosis atau 14.51 persen.

Dari 2.120.700 dosis yang telah didistribusikan atau digunakan sekitar 1.906.224 dosis vaksin, atau 89.89 persen (jika dipersentasekan).

"Itu artinya Lampung masih memiliki sisa vaksin sekitar 214.476 dosis dan masih sangat banyak kekurangan vaksin yakni mencapai 12.498.797 dosis," kata Anggota Komisi V DPRD Lampung Deni Ribowo, Selasa (21/9).

Ia menegaskan menipisnya ketersediaan vaksin di Lampung merupakan dampak dari lambatnya pendistribusian atau pendistribusian vaksin dilaksanakan secara bertahap sehingga lama tercapainya target.

"Kemarin misalnya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga mengatakan ada 1,5 juta dosis vaksin yang akan diperbantukan ke Lampung nah itu tidak sekaligus datangnya bertahap atau kontinyu," tegas dia.

Sementara, pemerintah pusat melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meminta kepada Lampung untuk terus meningkatkan tingkat vaksinasi di wilayahnya agar mencapai minimal vaksinasi 20%.

“Presiden Joko Widodo meminta Lampung dan Sumatera Barat untuk meningkatkan tingkat vaksinasi dan stok vaksin segera dihabiskan, tidak untuk ditahan,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.