Komisi V DPRD Lampung: Masyarakat Patuhi 6 M, Pemprov Perbanyak 2 T

Deni Ribowo/ Vera
Deni Ribowo/ Vera

Setelah masuknya virus varian Delta Covid-19 asal India ke Indonesia, Anggota Komisi V DPRD Lampung, Deni Ribowo, meminta pemerintah provinsi (Pemprov) dan masyarakat untuk bersama-sama memutus mata rantai virus ini dengan cara menerapkan 6 M dan memperbanyak pelaksanaan 2 T.


Enam M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas dan melaksanakan vaksinasi dan memperbanyak 2 T testing/ pemeriksaan dini dan tracing/pelacakan).

Deni Ribowo mengatakan, virus varian Delta Covid-19 asal India memang lebih ganas dari virus lainnya. Maka itu  pemprov dan masyarakat harus memperketat protokol kesehatan (Prokes)  dengan cara menerapkan 6 M dan memperbanyak 2 T.

"Baiknya pemprov memperbanyak testing dan tracing dan untuk masyarakat lebih ketatkan lagi 6 M nya," kata Deni Ribowo dari Fraksi Demokrat, Senin (14/6).

Senada, koleganya di Komisi V, Rahmat Mirzani Djausal mengatakan, untuk mengatasi hal tersebut harus meningkatkan prokes yang telah ditetapkan pemerintah.

"Kita berdoa semoga varian baru tidak masuk ke Lampung, saat ini cara yang paling ampuh yaitu meningkatkan prokes dengan cara membatasi orang asing yang masuk. Kalau di Indonesia mungkin sudah ada tempat karantinanya," tutup Mirza, sapaannya.