KONI Pringsewu Gelar Pelatihan Kehumasan Olahraga

Pelatihan Kehumasan Olahraga bagi para pengurus cabor dan KOK/ Nurul Ikhwan
Pelatihan Kehumasan Olahraga bagi para pengurus cabor dan KOK/ Nurul Ikhwan

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pringsewu, menggelar Pelatihan Kehumasan Olahraga bagi para pengurus cabang olahraga (Cabor) dan Komite Olahraga Kecamatan (KOK). Diikuti 15 orang, pelantihan bertempat di Sekretariat KONI setempat, Sabtu (1/5/).


Tampak hadir Ketua Dwi Pribadi, Wakil Ketua 1 Andreas Andoyo, Kabid Media dan Informasi  Joko Sulistyo, dan jajaran pengurus KONI Pringsewu.

Kabid Media dan Informasi, Joko Sulistyo mengatakan, adanya pelatihan ini sebagai wadah saling diskusi dan memberikan informasi.

"Sehingga, ketika masing-masing cabor nantinya mengadakan latihan, event atau lainnya, bisa dipublikasikan di media sosial KONI maupun ke media online dan cetak," kata Joko Sulistyo.

Sulistyo juga menjelaskan pelatihan kehumasan bagi pengurus cabor dan pengurus kecamatan, nantinya bisa membantu Humas KONI Kabupaten, mengingat sebentar  lagi akan digelar Korcam dan Korkab.

"Mulai sekarang kita latih dari perwakilan cabor maupun KOK supaya ter-manage," jelasnya.

Ketua KONI Pringsewu Dwi Pribadi mengucapkan terima kasih atas antusiasme para peserta humas olahraga, karena kegiatan ini adalah sebuah momen. Di mana bahwa KONI punya grand strategi namanya rebranding KONI. 

"Jika selama ini olahraga hanya berkecimpung pada ranah berlatih dan bertanding, ke depannya  kita ingin mengangkat prestasi dan  olahraga ke ranah publik," jelas Dwi.

Ia juga menuturkan selama ini banyak masyarakat yang minim informasi dengan keberadaan cabor maupun atlet berprestasi di Pringsewu.

"Harapannya, dengan dimilikinya basic dasar kepenulisan baik cabor dan KOK bisa menyampaikan kegiatannya ke media sosial agar diketahui khalayak banyak," tutupnya.

Diketahui, mulai tahun ini, ada dana  pembinaan yang digelontorkan dari KONI ke cabor. Empat skala prioritasnya adalah dana kelembagaan, dana output olahraga prestasi unggulan, dana kebutuhan sarpras, dan dana pemenuhan event.