KPK Jebloskan Dua Pejabat Lampung Utara Ke Terali Besi




KPK menjebloskan dua pejabat Pemkab Lampung Utara, Wan Hendri dan Syahbudin ke dalam ruang jeruji besi Rutan Klas 1A Kota Bandarlampung.

Wan Hendri mantan kepala Dinas Perdagangan Wan Hendri dan Syahbudin mantan kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Mereka telah terbukti terlibat dalam fee proyek bersama terpidana tujuh tahun Agung Ilmu Mangkunegara, bupati nonaktif Kabupaten Lampung Utara.

"KPK mengeksekusi kurungan badannya berdasarkan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di PN Tanjungkarang," kata Juru Bicara KPK Ali Fikri, Selasa (21/7).

Menurut Ali Fikri, Hendri akan menjalani hukuman pidana penjara selama empat tahun sedangkan Syahbudin dikurung selama lima tahun penjara.

Wan Hendri dikurung berdasarkan putusan No.8/Pid.Sus-TPK/2020/PN Tjk dan Syahbudin berdasarkan putusan No.7 /Pid.Sus-TPK/2020/PN terganggal 2 Juli 2020.

Diketahui, Wan Hendri dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut oleh majelis hakim tindak pidana korupsi.

Wan Hendri juga didenda Rp200 juta subsider tiga bulan kurungan sedangkan Syahbudin juga dijatuhkan pidana tambahan dan uang pengganti Rp60 juta.

Ia juga dijatuhi hukuman untuk membayar uang pengganti Rp 2,3 miliar dikurangi sejumlah uang yang telah disita dan dikembalikan.

Selain Wan Hendri dan Syahbudin, KPK juga telah menjebloskan Agung Ilmu Mangkunegara ke Rutan Klas 1A Kofa Bandarlampung.