KPK Lompat Pagar Geledah Rumah Kadis PUPR Lamsel Syahroni




Petugas KPK terpaksa melompat pagar rumah Syahroni, kepala Dinas PUPR yang terkait kasus korupsi proyek infrastruktur Pemkab Lampung Selatan.

Hasil penyelusuran Kantor Berita RMOLLampung, petugas antirasuah ternyata sudah menggeledah rumah tersebut sepekan lalu (13/7).

Hal ini terkait pernyataan Juru Bicara Bidang Penindakan KPK Ali Fikri, Senin (20/6), yang menyatakan pihaknya telah menggeledah sejumlah rumah (13-16/7).

Ketika hendak menggeledah rumah Syahroni itu, informasi dari aparat setempat, mereka terpaksa melompat pagar karena tak ada tanggapan dari dalam rumah.

Mereka minta aparat setempat menyaksikan mereka melompat pagar dan menggeledah rumah mewah, Jl. Pramuka, Gang Kartika No.24 B, Kelurahan Rajabasa, Kota Bandarlampung itu.

Setelah petugas melompat pagar, seseorang baru membukakan gerbang sehingga kendaraan para petugas bisa masuk ke halaman rumah.

Di dalam rumah, para petugas KPK bertanya kepada isteri Syahroni yang selalu dijawab tidak tahu, kata Tarmizi, kepala lingkungan setempat.

Bersama Tarmizi, ada Jauhari bhabinkamtibnas, dan Handoko babinsa.

Petugas KPK sekitar tiga jam memeriksa hampir seluruh ruangan dalam rumah. Mereka juga mempertanyakan keberadaan uang Rp2 juta dan sejumlah handphone.

Selain Syahroni, KPK telah memeriksa 30 orang ASN terkait kasus korupsi proyek di Dinas PUPR Lampung Selatan yang telah menjebloskan Zainudin Hasan ke dalam penjara.