KPK RI Periksa Mantan Wabup, Mantan Sekda, Hingga Inspektorat Terkait Gratifikasi Lampura

KPK RI kembali memeriksa tujuh orang saksi dalam kasus dugaan gratifikasi yang menyeret Mantan Bupati Lampung Utara (Lampura) Agung Ilmu Mangkunegara.


Mereka adalah Sri Widodo, mantan Wakil Bupati Lampura yang juga mantan Ketua DPW Hanura Lampung. 

Wabup Lampura Periode 2014-2019 itu bersama enam orang lainnya diperiksa KPK RI di Kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Lampung, Kota Bandarlampung, Kamis (6/5).

Selain Sri Widodo, tiga saksi dari lingkungan pemkab Lampura yakni Samsir, Pensiunan mantan Sekretaris daerah Periode 2014-2018, Gunaido Uthama Sekertaris Inspektorat dan Taufik Hidayat dari Wiraswasta yang juga pensiunan PNS. 

Kemudian, tiga saksi lagi dari unsur rekanan yakni Septo Sugiarto Direktur CV. Trisman Jaya, Abdurahman dari CV. Alam Sehahtera dan Dede Bastian Direktur PT Tata Chubby. 

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, KPK masih melakukan penyidikan lanjutan dugaan tindak pidana korupsi penerimaan gratifikasi di Pemkab Lampura tersebut. 

Sehari sebelumnya, KPK juga telah memeriksa tujuh orang saksi, di antaranya Mantan Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri dan istri Agung Endah Kartika Prajawati. 

Kemudian, lima lainya adalah ASN di Pemkab Lampura, yakni Kasi Promosi Perdagangan Dalam dan Luar Negeri Dinas Perdagangan A Rozie, Kabid. Keamanan dan Ketertiban Dinas Perdagangan Riduan.

Lainnya, Bendahara Tugas Pembantuan Tahun 2019 Dinas Perdagangan Arli Yusran, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Desyadi, Bendahara Dinas Perdagangan Syahroni.