KPK Serahkan Rp42 M Lebih Money Laundry Zainudin Hasan Ke Pemkab Lamsel

Zainudin Hasan/Foto Ist
Zainudin Hasan/Foto Ist

KPK menyerahkan barang bukti tindak pidana money laundry atau pencucian uang (TPPU) kasus fee proyek mantan Bupati Zainudin Hasan kepada Pjs Bupati Sulpakar di Kantor Pemkab Lampung Selatan, Selasa (17/11).


Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan KPK diwakili Mungki Hadipratikto selaku jaksa KPK menyerahkan sejumlah barang bukti secara simbolis disaksikan Sekda Lamsel Thamrin dan Jaksa KPK Josep Wisnu Sigit.

Barang-barang yang diserahkan KPK total senilai Rp42.169.190.394. Jumlah tersebut terdiri dari adalah 29 berkas, uang Rp7.569.227.394 yang telah dititipkan ke Kas Umum Pemkab Lamsel di BPD Lampung Cabang Kalianda.

Lalu, 58 bidang tanah senilai Rp19.098.883.000, satu bidang tanah dan bangunan (ruko) di Kecamatan Wayhalim, Kota Bandarlampung senilai Rp2.462.500.000, 25 kendaraan senilai Rp5.787.897.000.

Kemudian, pabrik asphalt mixing plant (AMP) dan 22 unit perlengkapannya senilai Rp7.210.961.000, HP sebanyak sembilan senilai Rp13.312.000, jam tangan Richard Mille senilai Rp3.575.000, dan cincin senilai Rp13.745.000.

Zainudin Hasan telah divonis oleh Majelis Hakim PN Tanjungkarang dengan pidana penjara 12 tahun dan denda Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan pada 25 April 2019.

PN Tanjungkarang juga mewajibkan Zainudin membayar uang pengganti senilai Rp66.772.092.145 subsider 2 tahun penjara.

Zainudin pernah mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA), namun ditolak sehingga tetap divonis 12 tahun penjara seperti yang telah diketok hakim.