KPK Tahan Pejabat Lampung Selatan

Hermansyah Hamidi/Foto Ist
Hermansyah Hamidi/Foto Ist

KPK menahan Hermansyah Hamidi (HH), pejabat Pemkab Lampung Selatan terkait terpidana korupsi Zainudin Hasan, mantan bupati setempat.


"HH ditetapkan tersangka dan ditahan terkait dugaan korupsi pengadan tahun 2016-2017," kata Juru Bicara KPK Ali Fikri, Kamis (24/9).

HH sebelumnya menjabat kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lampung Selatan dan asisten II Pemkab setempat.

Menurut Ali Fikri, penahanan HH bagian dari pengembangan yang dilakukan bersama Zainudin Hasan, bupati periode 2016 s/d 2021.

Kasus ini berawal dengan kegiatan tangkap tangan yang dilakukan KPK pada 27 Juli 2018 terhadap empat tersangka.

Dari pihak pengusaha, GR (Gilang Ramadhan). Sedangkan penerima suap adalah Zainudin Hasan, ABN (mantan anggota DPRD Provinsi Lampung), dan AA (kepala Dinas PUPR) Lampung Selatan.

Seluruh tersangka telah divonis oleh majelis hakim Tipikor Tanjungkarang dengan vonis hukuman antara 2 tahun 3 bulan sampai dengan 12 tahun penjara.

Konstruksi perkara, lanjut Ali Fikri, tersangka HH selaku kepala Dinas PUPR Lampung Selatan tahun 2016 – 2017 bersama-sama dengan terpidana Zainuddin Hasan selaku bupati.

Zainudin Hasan yang memerintahkan HH dan Syahroni melakukan pungutan proyek pada Dinas PUPR Lampung Selatan sebesar 21% dari anggaran proyek.