KPM PKH Warga Limau Diputus, Tapi Tetap Terdata Penerima Bansos

Warga Pekon Badak, Kecamatan Limau, mendatangi Kantor Dinas Sosial Tanggamus, Senin (4/5). Warga menanyakan pemutusan sepihak sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH).


Warga bernama Mukhtamar mengatakan, terdaftar sebagai KPM PKH sejak tahun 2012, saat itu masih BLT.  Tahun 2018 diganti dengan Program PKH, ia selalu menerima bantuan sosial (bansos) setiap kali ada pencairan.

Namun, setahun terakhir tanpa ada pemberitahuan, dirinya diputus sebagai penerima program tersebut.

Menurutnya, dia pernah mempertanyakan kepada penamping PKH, Pebri Juansah perihal itu.

Pebri mengatakan siap memberikan surat keputusan pemutusan sebagai KPM PKH.

"Saya meminta penjelasan kenapa saya diputus, sementara masih ada KPM secara ekonomi jauh lebih baik dari saya, kenapa mereka tidak diputus? Pebri mengatakan tidak mengetahuinya," ujarnya.

Kabid Bansos Dinas Sosial Tanggamus, Hartansah menjelaskan pendamping PKH tidak bisa membuat keputusan untuk memutus hak KPM.

Pendamping sebatas mendata dan merekomendasikan ke Koordinator Wilayah (Korda) dialah yang mengusulkan ke-Kementerian Sosial.

"Untuk memutus hak KPM butuh proses, harus dengan pertimbangan, jelasnya. Pendamping juga tidak boleh mengumpulkan kartu ATM dan PIN KPM,  mereka harus mengambil sendiri ke Bank, dan tidak ada pemotongan dalam bentuk apapun," jelasnya.

Menurut dia, tidak ada kewajiban Dinsos melakukan monitoring, tapi setiap ada kesempatan selalu mengimbau ke semua pendamping agar bekerja yang baik, berdasarkan aturan yang ada, dan selalu berkoordinsi dengan korda.

Dia berjanji dalam waktu dekat, akan memangil pendamping PKH Pebri Juansah, juga Korkabnya, untuk mengklarifikasi masalah ini.

Kalau nantinya ditemukan unsurnya, akan dilakukan evaluasi, mereka akan merekomendasikan sanksi keKementerian Sosial.

Terkait doubel job pendamping, itu tidak boleh, pendamping yang mendapat SK dari Kemensos, harus fokus ke pendamping saja.

Sementara menurut Dara, bagian pelayanan dan informasi Dinsos Tanggamus, KPM PKH atas nama Mukhtamar, di data ID DTKS Kemiskinan sampai saat ini masih terdaftar sebagai penerima bansos.