KPU Bandar Lampung Bakal Verifikasi Faktual 10 Parpol

Bimbingan Teknis Verifikasi Faktual KPU Bandar Lampung di Hotel Bukit Randu, Rabu (12/10)/Faiza
Bimbingan Teknis Verifikasi Faktual KPU Bandar Lampung di Hotel Bukit Randu, Rabu (12/10)/Faiza

KPU Bandar Lampung hanya akan melakukan verifikasi faktual kepada 10 partai nonparlemen dan partai baru di kota setempat. Verifikasi faktual parpol calon peserta pemilu dijadwalkan pada 15 September-4 Oktober 2022.


"Verifikasi secara serentak mulai tanggal 15 September. Setelah itu, verifikasi dilakukan secara door to door," ujar Ketua KPU Bandar Lampung Dedy Triadi usai Bimbingan Teknis Verifikasi Faktual di Hotel Bukit Randu, Rabu (12/10).

10 parpol itu di antaranya, Partai Rakyat Adil Makmur (Prima), Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), dan Partai Garuda Perubahan Indonesia (Garuda).

Selanjutnya, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura),  Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Ummat, Partai Gelombang Rakyat (Gelora) dan Partai Buruh.

"Yang tidak lolos verifikasi perbaikan tahap II PKP (Partai Keadilan dan Persatuan) di Bandar Lampung, tapi kita gak tau pengumuman di tanggal 14 Oktober nanti, karena yang memutuskan secara nasional KPU RI," ujarnya.

Dedy melanjutkan, objek yang diverifikasi nantinya berupa keberadaan kantor, kepengurusan Ketua, Sekretaris, dan Bendahara, keterwakilan perempuan, dan juga keanggotan.

"Total verifikatornya ada 20 orang untuk 20 kecamatan. Total sampingnya 2.898 anggota dari 10 parpol itu, jadi tiap partai kurang lebih 200-300 anggota, tetapi untuk berapa sampel yang diverifikasi akan ditentukan oleh KPU," katanya.

Proses verifikasi faktual, kata Dedy, akan dibantu oleh Pemerintah Kota dan Polres Bandar Lampung.

Penjabat Sekda Kota Bandar Lampung Sukarma Wijaya mengatakan, verifikasi faktual dilakukan dam waktu yang relatif singkat sehingga pihaknya akan membantu dengan menyurati kecamatan agar diteruskan ke kelurahan hingga RT untuk turut membantu prosesnya.

"Kami sesuaikan dengan kebutuhan KPU jika perlu didampingi oleh petugas kami. Nantinya juga bisa berkoordinasi dengan Babinkamtibmas kalau untuk keamanan," katanya.

Kanit I Sat Intelkam Polresta Bandar Lampung Endro Nopianto mengatakan, pihaknya selalu menyiapkan keamanan untuk seluruh tahapan Pemilu, termasuk verifikasi faktual.