LAdA Damar Lampung Dorong Layanan Visum Tersedia di Puskesmas

Direktur Eksekutif LAdA Damar Lampung, Sely Fitriani/ Tuti
Direktur Eksekutif LAdA Damar Lampung, Sely Fitriani/ Tuti

Lembaga Advokasi Anak (LAdA) Damar Lampung mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung untuk menyediakan layanan visum di setiap puskesmas. 


Direktur Eksekutif LAdA Damar Lampung, Sely Fitriani menjelaskan penyediaan layanan visum di puskesmas bertujuan untuk mendekatkan layanan tersebut kepada korban kekerasan. 

"Kami mendorong agar visum tidak hanya dilakukan di rumah sakit, tapi juga di puskesmas. Agar jika ada korban dari Panjang tidak harus jauh-jauh ke rumah sakit, yang mana jarak yang cukup jauh itu bisa memperparah keadaan korban," kata Sely Fitriani, Rabu (15/9). 

Menurutnya, Pemkot Bandarlampung telah bagus dengan mendorong layanan visum di unit layanan rumah sakit, namun perlu juga lebih didekat lagi ke korban dengan membuka layanan di Puskesmas. 

"Kementerian Pemberdayaan Perempuan kan telah memberikan dana DAK untuk visum et repertum, dan Dinas PPPA masih menggagas itu. Sehingga kita dorong untuk mendekatkan layanan tersebut ke korban," ujarnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas PPPA Bandarlampung, Sri Aisiyah mengatakan visum bisa dilakukan di puskemas dan rumah sakit kota. Sebelumnya, baru bisa dilakukan di RSUD Abdul Moeloek. 

"Itu sudah kita koordinasikan dengan pihak kepolisian, rumah sakit, serta puskesmas. Ke depan bisa melakukan layanan visum di puskemas dan RSUD Kota A Dadi Djokrodipo," jelasnya.