Lampung Fair 2022 Gagal Capai Target 

Penutupan Lampung Fair/Ist
Penutupan Lampung Fair/Ist

Pesta rakyat tahunan atau Lampung Fair 2022 telah resmi ditutup. Apindo selaku penyelenggara menyebutkan perputaran uang mencapai Rp20 miliar dengan jumlah pengunjung 70 ribu. 


Capaian ini belum sesuai target Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi yakni perputaran uang di Lampung Fair Rp100 miliar dengan 700 ribu pengunjung. 

Sekretaris Apindo Lampung, Yanuar Irawan mengatakan selama 15 hari Lampung Fair digelar, ada sekitar 500 stand dan 70 persen pesertanya adalah UMKM. 

"Edaran uang selama Lampung Fair 2022 mencapai Rp20 miliar lebih, dengan 70 ribu pengunjung. Dalam pelaksanaannya melibatkan pemerintahan kabupaten/kota, pengusaha, pelaku bisnis dan UMKM," kata Yanuar Irawan saat penutupan Lampung Fair, Senin (15/11). 

Menurutnya, persiapan Lampung Fair 2022 hanya memerlukan waktu 20 hari. Sehingga banyak kekurangan dan keterbatasannya.

"Makin beritanya tidak sedap, makin semangat panitia untuk melangsungkan acara agar lebih sukses lagi dan ini menjadi cambuk bagi panitia agar bisa melaksanakan  kegiatan lebih baik lagi kedepannya," ujarnya.  

Sebelumnya, sejumlah pengunjung mengeluhkan area Lampung Fair yang berserakan sampah. Hal tersebut lantaran tak tersedianya tempat sampah yang bisa diakses pengunjung. 

Warga Kedaton, Iis mengaku telah mencari tempat sampah namun tak ketemu. Jadi ia terpaksa ikut meninggalkan sampahnya di area Lampung Fair. 

"Sudah dicari tempat sampahnya tapi enggak ada. Jadi saya tinggal saja," kata Iis, Kamis (10/11). 

Sementara pengunjung lainnya, Sri mengeluhkan kondisi becek diarea Lampung Fair akibat sebelumnya Bandar Lampung dilanda hujan deras. 

"Enggak cuma sampah berserakan, diarea panggung utama untuk konser juga terdapat genangan air yang mengganggu pengunjung," jelasnya.