Lampung Zona Merah PMK, Pengiriman Hewan Ternak ke Sejumlah Provinsi Disetop 

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Provinsi Lampung Lili Mawarti/ Vera
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Provinsi Lampung Lili Mawarti/ Vera

Lampung masuk zona merah penyakit mulut dan kuku (PMK), sehingga pengiriman sapi ke sejumlah provinsi disetop.


"Untuk sementara Lampung tidak melakukan pengiriman hewan ternak ke Provinsi Babel dan Batam akibat merebaknya PMK," kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Provinsi Lampung Lili Mawarti, Selasa (2/8).

Dia mengatakan meskipun tidak bisa mengirim sapi ke provinsi lain, Lampung tetap bisa mengirimkan hewan ternak ke daerah zona merah PMK dengan syarat ternak harus segera dipotong dan ada surat pernyataan menerima dari daerah asal.

"Harus langsung dipotong hewan ternaknya dan ada surat pernyataan dari daerah asal yang menerima. Kalau tidak ada maka tidak bisa dikirim hewan tersebut," ucapnya.

Kemudian terkait proses lalulintas ternak selama wabah PMK, pihaknya sudah bekerjasama dengan Balai Karantina dengan menerapkan Surat Edaran (SE) Satgas Nomor 4 Tahun 2022 tentang Pengendalian Lalu Lintas Hewan dan Produk Hewan Rentan PMK Berbasis Zonasi.

"Untuk lalu lintas antar kabupaten dan kota para peternak sudah tahu iya dan memahami yakni dengan melakukan pembatasan dan saat ini ada 10 kabupaten kota yang terjangkit PMK di antaranya Bandar Lampung, Tulang Bawang, Lampung Selatan, Lampung Utara, Lampung Timur dan Way Kanan," tutupnya.