Langgar Aturan, Kepsek SMPN 16 Dicopot Herman HN

Herman HN/Foto RMOLLampung
Herman HN/Foto RMOLLampung

Herman HN mengatakan copot Purwadi sebagai kepala SMPN 16 dan kembali jadi guru biasa karena melanggar aturan terkait pemberian handuk dari timnya cawakot Rycko Menoza.


Hanya, wali Kota Bandarlampung itu tak menjelaskan aturannya yang dimaksudnya telah dilanggar sang kepala sekolah.

"Gak boleh melanggar aturan, itu saja," kata Herman HN usai menemui massa aksi tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja di Pemkot Bandarlampung, Senin (12/10).

Kepsek SMPN 6 Purwadi ketika membawa APK calon wali Kota Bandarlampung, Rycko Menoza/Foto Ist

Ketika dikonfirmasi lebih lanjut aturan yang mana yang dilanggar, Herman HN enggan menjelaskannya. "Ya aturan, saya yang tahu," ujarnya kepada awak media.

Staf khusus Herman HN, Rakhmat Husein DC mengatakan ASN harus menjaga netralitas saat kampanye Pilwalkot Bandarlampung saat ini. Pada saat jalan sehat itu, kepsek dan guru-guru dalam jam kerja.

"Pak Herman HN tak sembarangan menggeser seseorang jika pelanggarannya tak fatal," katanya. Ada kepala sekolah yang dipertahankan belasan tahun, tambahnya.

Sebelumnya, Purwadi menerima alat peraga kampanye (APK) berupa handuk kecil dari tim calon wali Kota Bandarlampung nomor urut satu Rycko Menoza.

Versi Purwadi, dia dan kawan-kawannya menerima handuk APK tersebut saat sedang olahraga jalan sehat melintas dekat kediaman Rycko Menoza, Jumat (9/10).

"Awalnya, bersama sekitar 60 orang guru, olahraga rutin jalan sehat dan istirahat dekat rumah Rycko Menoza di Pahoman," jelas Purwadi.

Tiga orang tim Rycko menghampiri dan membagikan handuk. Setelah kejadian itu, Purwadi ditelepon dan dipindah Herman HN sebagai guru biasa di SMPN 26 Kemiling.

Purwadi mengaku ikhlas atas keputusan Pemkot Bandarlampung. "Saya ikhlas, rela, sudah ketentuan dari Allah SWT, saya terima dengan senang hati," ujarnya.

Plt. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandarlampung, Sukarma Wijaya tidak mau berkomentar saat dimintai keterangan. "Kalau soal SMP 16 no comment," jelasnya.