Launching Bantuan Beras PKH Dan E-Warung Di Tanggamus

Bupati Dewi Handajani pada launching bantuan beras PKH dan E-Warung/Diskominfo Tanggamus
Bupati Dewi Handajani pada launching bantuan beras PKH dan E-Warung/Diskominfo Tanggamus

Bupati Tanggamus Dewi Handajani, melaunching Penyerahan Bantuan Beras PKH dan menyerahkan Bantuan E-Warung, yang ditempatkan di Pekon Sukamerindu, Kecamatan Talangpadang, Rabu (23/9).


Turut bersama Bupati, Staf Ahli Bupati Firman Ranie, Kadis Sosial Zulfadli, Kadis Kominfo Sabaruddin, Kabag Protokol Riens Abdul Kadir, GM PT BGR Logistik Selamat Baydowi, Korwil PKH Lampung Irfangi Korwil, Korda PKH Tanggamus Habibullah serta para Pendamping PKH.

Bupati mengatakan Program Keluarga Harapan (PKH ) merupakan program yang digagas oleh Kementerian Sosial RI, yang memberikan bantuan uang non tunai bersyarat kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). PKH bertujuan untuk mengurangi angka kemiskinan dan memutus rantai kemiskinan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Bupati menerangkan, PKH di Tanggamus telah berjalan selama 8 tahun yaitu sejak tahun 2012.

"Karenanya kita berharap dengan adanya PKH semakin banyak keluarga PKH yang meningkat kesejahteraan sosialnya, perekonomiannya, sehingga bisa menjadi masyarakat yang berdaya saing dan mandiri. Untuk kemudian melakukan graduasi mandiri yaitu melepaskan diri dari ketergantungan terhadap bantuan," terang Bupati.

Masih kata Bupati, untuk tetap mempertahankan daya beli masyarakat serta menjaga pemenuhan kebutuhan pokok Pemerintah telah memutuskan berbagai kebijakan terkait bantuan sosial diantaranya kebijakan PKH kepada 10 juta KPM, Kartu Sembako pada 20 juta KPM, Kartu Pra Kerja, Pembebasan Tarif Listrik 450VA, serta Diskon Tarif Listrik 900VA, program pemberian modal usaha bagi pelaku UMKM, program pemberian bantuan sosial tunai (BST), serta BLT Dana Desa pada masyarakat di luar penerima PKH, serta berbagai kebijakan lainnya.

"Adapun kebijakan terbaru untuk PKH yang dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat adalah pemberian bantuan sosial beras yang diberikan kepada seluruh penerima PKH yang masing-masing akan menerima sebanyak 15 kg beras per KPM per bulan, dengan penerima sebanyak 34.959 KPM selama tiga bulan, yaitu bulan Agustus, September dan Oktober 2020, dan tersebar di 326 titik," jelas Bupati.

Sementara Kadis Sosial Zulfadli, menambahkan pada program E-Warung, berfungsi sebagai penyalur bantuan beras dan sebagai kebutuhan warung sehari- harinya.

"Harapan kita, tiga tahun kedepan mereka lepas dari penerima bantuan graduasi, karena mereka memiliki usaha lain. Kami juga berharap mereka mendapat tambahan KUR untuk bantuan E- Warung yang ada di 149 titik," imbuhnya.