LBH Bandar Lampung Kawal Peserta Aksi yang Masih Ditahan Polda

Tim advokasi mengawal mahasiswa yang diamankan pihak kepolisian/ Faiza
Tim advokasi mengawal mahasiswa yang diamankan pihak kepolisian/ Faiza

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandar Lampung terus mendampingi massa aksi yang ditahan di Polda Lampung. Ada sekitar 19an orang yang masih ditahan di sana. 


Direktur LBH Bandar Lampung, Sumaindra Jarwadi mengatakan hari ini LBH mendampingi 50 peserta. Sebagai telah dibebaskan, namun masih ada sekitar 19an orang yang diamankan. 

"Perkembangan terakhir sebagian sudah bisa keluar dan ini masih sekitar 19 an orang yang masih diamankan di Polda lampung," kata Sumaindra Jarwadi kepada Kantor Berita RMOLLampung, Rabu (13/4). 

Menurutnya, tim advokasi masih di Polda Lampung untuk memastikan soal bantuan hukum kepada peserta aksi hari ini. 

"Kita akan memastikan soal 19 orang yang hari ini diamankan statusnya seperti apa dan memastikan soal bantuan hukum, karena memang dari koalisi Lampung Memanggil meminta kita untuk menjadi team advokasi," ujarnya. 

Diketahui, berkaca dari aksi tolak UUD Cipta Karja yang berakhir keos, LBH Bandar Lampung membuka posko pengaduan kebebasan berekspresi dan berpendapat wilayah Lampung. 

Sumaindra Jarwadi mengatakan pada aksi tolak UUD Cipta Karja banyak massa aksi yang mengalami represif, bahkan Polresta Bandar Lampung merilis ada 200 massa yang tersweeping. Dari kejadian tersebut LBH membuka posko pengaduan. 

"Kita akan siapakah beberapa titik posko pengaduan, baik di titik aksi maupun di Polresta dan Polda. Kita juga menyediakan portal pengaduan via WhatsApp dinomor 085384212189," kata Sumaindra Jarwadi, Selasa (12/4).