LBH Bandarlampung: Usut Tuntas Pungli Di Lapas

Kepala Divisi Sipol LBH Bandarlampung, Cik Ali/Ist
Kepala Divisi Sipol LBH Bandarlampung, Cik Ali/Ist

LBH Bandarlampung mendorong Kanwil Kemenkumham Provinsi Lampung untuk mengusut tuntas dan menindak tegas oknum yang terlibat melakukan pungli terhadap warga binaan lapas.


Kepala Divisi Sipol LBH Bandarlampung, Cik Ali mengatakan laporan pungutan liar yang terjadi dilapas atau rutan bukan hanya sekali ini saja, namun sudah banyak pengaduan yang disampaikan.

"Sampai saat ini belum ada hasil tindaklanjut oleh Kanwil Kemenkumham Provinsi Lampung untuk mengusut tuntas hingga ke akar-akarnya. Supaya permasalahan serupa tidak terjadi terhadap warga binaan lainnya," kata Cik Ali, Senin (31/8).

Menurutnya, setiap narapidana memiliki hak untuk cuti saat menjalani hukuman di penjara. Ada dua hak cuti yang diberikan, yakni cuti untuk mengunjungi keluarga dan cuti menjelang bebas.

"Hal ini diatur dalam Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 3 Tahun 2018 tentang Syarat dan Tata Cara Pemberian Remisi, Asimilasi, Cuti Mengunjungi Keluarga, Cuti Menjelang Bebas dan Cuti Bersyarat sebagaimana telah diubah dengan peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia nomor 18 Tahun 2019," jelasnya.

Lanjutnya, dalam aturan tersebut juga telah dijelaskan pasal 2 ayat 1 tertulis setiap narapidana dan anak berhak mendapatkan remisi, asimilasi, cuti mengunjungi keluarga, pembebasan bersyarat, cuti menjelang bebas, dan cuti bersyarat.

"Kami berharap tidak terjadi kembali pelanggaran hak-hak dari warga binaan sebagaimana yang dijamin oleh ketentuan peraturan perundang-undangan," ujarnya.