Lima Bulan Penyidikan KONI Lampung, Kejati Masih Sibuk Periksa Cabor

Kejati Lampung / Faiza
Kejati Lampung / Faiza

Sudah sekitar lima bulan penyidikan kasus dugaan korupsi Rp29 Miliar dana hibah KONI Lampung Tahun Anggaran 2020. Puluhan saksi telah diminta keterangan. Hingga Rabu (18/5) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung masih disibukkan memeriksa saksi. Belum ada tersangka hingga hari ini.


Kali ini, tim Penyidik Pidana Khusus Kejati Lampung memeriksa 4 saksi. Salah satunya Ketua Himpunan Wiraswasta Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Lampung Doni Irawan. 

Doni diperiksa sebagai Ketua cabang olahraga (cabor) Kempo (Perkemi) Lampung. Tiga saksi lainnya adalah, Bendahara cabor Selam (POSSI) Lampung Marta, Bendahara Kempo Budi, dan Bendahara Terjun Payung FASI Lampung Sugeng Nugroho. 

Padahal sebelumnya, Kejati telah fokus pada petinggi KONI, terutama Bendahara Liliyana Ali dan Bidang Pembinaan Prestasi yang dipimpin Frans Nurseto. 

Penyidikan yang dimulai sejak awal Januari 2022 ini masih belum berhasil menetapkan tersangka.