Lindungi Jajaran Dan Warganya, Bupati Parosil Larang Ke Bandarlampung










Untuk melindungi jajaran dan warganya dari virus corona, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menghimbau tidak ke Kota Bandarlampung.

Dia melarang jajarannya karena hampir 60 persen memiliki tempat tinggal di kota yang kini dinyatakan Kemenkes RI masuk zona merah Covid-19.

Parosil lewat video yang dikirimnya ke Kantor Berita RMOLLampung, Kamis (30/4), mengharapkan jajarannya mematuhi himbauannya.

Pemimpin "Negeri Di Awan" itu mengajak jajarannya menyadari pentingnya memutus mata rantai penyebaran virus Covid -19.

"Salah satu upayanya dengan tidak ke Bandarlampung mengingat kota ini sudah masuk status warna merah," ujarnya ditutup masker.

Dia minta warganya yang tidak terlalu penting untuk tidak ke Kota Bandarlampung.

Jika memang sangat sangat mendesak dan penting, Parosil minta warganya mentaati protokol kesehatan.

Jangan melakukan kontak kontak dengan orang-orang ataupun daerah-daerah yang mungkin sudah masuk dalam zona merah, katanya.

"Jangan lupa pakai masker, cuci tangan dan yang paling penting berdoa kepada Allah mudah-mudahan virus ini segera sirna di bulan Ramadan yang penuh barokah ini, " himbau Parosil.

Dia berharap dengan disiplin dan kerja keras, termasuk yang bertugas posko Covid-19, bisa menghindari penyebaran Covid-19 ke Kabupaten Lampung Barat.

Di Lampung Barat, ada empat posko: Sumberjaya, Sukau, Balikbukit, dan Suoh.

Dia berpesan tidak boleh terlena kedatangan warga dari Kota Bandarlampung maupun Sumatera Selatan yang telah masuk zona merah," katanya.

"Kendaraan-kendaraan dari kedua wilayah tersebut suruh balik lagi, tidak usah masuk ke Kabupaten Lampung Barat," tandas Parosil.