LKPP dan KPK Diminta Selidiki Dugaan "Kocok Bekem" Tender Dinas Tanaman Pangan Lampung


RMOLLAMPUNG. Forum Masyarakat Transparasi Lampung (FMTL) meminta LKPP dan KPK membongkar dugaan "kocok bekem" proyek Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung.
Indikasinya, peserta tendernya itu-itu saja dan ada satu perusahaan yang memenangkan tender lebih dari satu. "Patut diduga, tender sudah dikondisikan dan dalam satu kendali atau istilahnya tender kurung," ujar Hary Kohar, koordinator FMTL.
Selain dia, Solidaritas Lembaga Independen Daerah (Solid) menyoal yang sama. "Kecurigaan itu wajar, banyak kejanggalan proses lelang. Misalnya, para peserta tender seperti sudah diatur angka.penawarannya mendekati HPS," kata Ketua Solid Suadi Romli.
Suadi Romli, seperti yang diberitakan Sinar Lampung, Senin (7/5), senada dengan Hary Kohar kepada Kantor Berita RMOL Lampung, Minggu (6/5), para peserta yang memasukan penawaran itu-itu saja.
Kedua lembaga swadaya masyarakat (LSM) itu meminta Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) mengusut dugaan ├óÔé¼╦£persekongkolan├óÔé¼Ôäó tender sejumlah proyek di Dinas TPH Lampung.
Hary Kohar dan Suadi Romli menilai kedua lembaga tersebut yang paling kompeten menyelidiki dugaan "kongkalingkong" pelaksanaan tender Dinas TPH. "Kami akan kawal," ujar Hary Kohar. [hms]