Lodewijk: Manfaatkan TIK, Tapi Waspadai Dampak Negatifnya

Lodewijk F. Paulus (kanan)/Repro
Lodewijk F. Paulus (kanan)/Repro

Anggota DPR RI Lodewijk F. Paulus bekerja sama dengan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) membahas pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Rabu (3/3).

Pembahasan bertema "Cerdas Memanfaatkan TIK Di Masa Pandemi" ini menghadirkan Lodewijk F. Paulus, Yuliandre Darwis selaku Ketua Dewan Pakar ISKI dan Ismet Roni sebagai Profesional yang juga Anggota DPRD Provinsi Lampung. 

Anggota Komisi I DPR RI Dapil Lampung I ini mengatakan, pandemi Covid-19 memaksa kita melihat lagi peran teknologi dalam berbagai aspek kehidupan. 

Banyaknya perubahan terjadi karena adanya teknologi, mulai dari cara berkomunikasi sampai ke dalam kehidupan sehari-hari. Setidaknya, ada enam aspek teknologi dalam kehidupan. 

"Bidang telekomunikasi, bisnis, perbankan, pendidikan, kesehatan dan pemerintahan. Sekarang poinnya adalah bagaimana ini bermanfaat bagi manusia, kita harus cerdas memanfaatkan teknologi dan informasi," ujarnya. 

Manfaat paling terasa, menurutnya adalah perkembangan smartphone dan bisnis e-commerce. Ini mendukung social distancing dan mencegah kerumunan di tengah pandemi tapi tetap membuat aktivitas perekonomian tetap berjalan. 

"Seluruh transaksi dimudahkan dengan TIK, termasuk di bidang pemerintahan. Korupsi misalnya, semuanya lelang online, bisa memutus celah korupsi," tambahnya. 

Namun, banyak juga dampak negatif cepatnya akses teknologi. Terutama hoax, ketergantungan kepada smartphone dan malas berkomunikasi secara langsung. 

Selain itu, ia mengaku juga tetap fokus pada penyebaran akses internet di daerah-daerah yang belum memiliki akses internet. 

"Akan ada 15 Fasilitas internet gratis, apakah kita taruh di kantor desa, sekolah atau fasilitas umum lainnya. Ini masih kita pelajari dan butuh masukan karena semua punya kepentingan yang berbeda, saya sangat berharap 15 titik ini mau ditaruh di mana sesuai dengan prioritas," katanya.

Sementara itu, Yuliandre mengatakan perjuangan Kominfo dan Lodewijk sangat sejalan untuk memberikan akses internet agar seluruh masyarakat dapat menikmati perkembangan teknologi. 

"Terutama di daerah 3 T (Terdepan, Terpencil dan Tertinggal). Saat ini capaian pemasangan ring barat dan tengah sudah 100 persen dan ring timur 97,26 persen," kata dia.