Madrid Perkuat Pertahanan, Liverpool Terhenti Di Liga Champions

Real Madrid kembali tampil di semifinal Liga Champions/Net
Real Madrid kembali tampil di semifinal Liga Champions/Net

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane punya strategis khusus ketika skuatnya melawan Liverpool di Stadion Anfield, Kamis dinihari (15/4). Setelah unggul 3-1 di leg pertama, Zidane tampak ingin 'melindungi' kemenangan tersebut.


Apa yang diinginkan Zidane dibaca para pemainnya dan hasilnya pun maksimal. Semua pemain paham tak perlu ngoyo lagi mencetak gol untuk bisa lolos ke semifinal.

Di atas lapangan, mulai dari Karim Benzema di lini depan hingga Thibaut Courtois di bawah mistar punya pemahaman yang sama untuk menjaga gawang mereka tak kebobolan. 

Awalnya, Liverpool yang bermain agresif ditahan imbang tanpa gol, 0-0. Los Blancos pun berhak bertemu Chelsea di semifinal.

"Kami sadar kami punya keungungan dari laga pertama, tapi kami bermain untuk menang," kata gelandang Madrid, Casemiro seperti dilansir Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (15/4).

Menurut Casemiro, Liverpool bermain dengan intensitas tinggi, punya pemain dan pelatih hebat, tapi Madrid telah bekerja keras. Itulah yang akhirnya menentukan hasil," katanya.

Di sisi lain, kegagalan ini menambah panjang catatan buruk Liverpool setiap kali bertemu tim-tim asal Spanyol. Dari 14 pertemuan terakhir dengan tim Spanyol, The Reds hanya pernah 2 kali menang. Sisanya, 3 kali seri dan 9 kali kalah.

Terkait terhentinya langkah Liverpool di Liga Champions, gelandang James Milner mengatakan, meski timnya bermain baik tapi ketika ada banyak kesempatan yang terbuang, semuanya menjadi sia-sia.

"Mereka (Madrid) memang tim yang berpengalaman, sebuah tim papan atas. Tapi tempo (pertandingan) kami yang menguasai. Kami hanya gagal memanfaatkan peluang yang didapat," ujar Milner.

Madrid kini harus bersiap menghadapi Chelsea yang sudah lebih dulu memastikan tiket semifinal. Laga pertama semifinal dijadwalkan berlangsung pada akhir bulan ini.